Puluhan Wartawan di Pasuruan Disuntik Vaksin Sinovac

Salah satu wartawan yang divaksin

Liputanjatim.com Sebanyak 44 orang wartawan yang bertugas di wilayah Pasuruan, hari ini mulai menerima suntik vaksin sinovac Covid-19.

Puluhan wartawan yang tergabung dalam PWI Pasuruan mendapatkan suntik Vaksin Sinovac dalam dua gelombang yaitu pada hari ini dan kamis (25/02) kemarin.

32 wartawan yang berdomisili di Kabupaten Pasuruan menerima vaksin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Mereka disuntik vaksin di Posko Satgas Covid-19, Jalan dr Soetomo, Bangil, Jumat (26/2). Vaksinasi kedua dijadwalkan tanggal 17 Maret 2021.

Sedangkan 12 wartawan yang berdomisili di Kota Pasuruan menerima vaksin dari dinas kesehatan setempat. Mereka disuntik vaksin di Puskesmas Kandangsapi, Kota Pasuruan.

“Vaksinasi untuk wartawan Pasuruan dibagi dua gelombang. Hari ini di Kabupaten Pasuruan, sehari sebelumnya di Kota Pasuruan. Alhamdulillah vaksin lancar,” kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan, Djoko Hariyanto, usai divaksin, Jumat (26/2/2021).

(Baca Juga: https://www.liputanjatim.com/6-pasangan-kepala-daerah-dilantik-hari-ini-di-gedung-grahadi/)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah, mengatakan wartawan merupakan penerima vaksin tahap II dengan skala prioritas bersama TNI, POLRI, Satpol PP dan penerima lainnya. Khusus untuk wartawan, jumlah vial yang tersedia sekitar 72 dosis, baik untuk anggota PWI Pasuruan maupun organisasi wartawan resmi lain yang bertugas di Pasuruan.

“Bagi para wartawan yang merasa belum divaksin, bisa langsung datang ke lokasi vaksinasi. Silahkan bisa langsung datang ke Posko Satgas Covid-19. Kami tunggu hari ini dengan menyertakan KTP dan kartu keanggotaan wartawan,” kata Ani.

Bagi wartawan yang sudah terdaftar namun tak bisa mengikuti vaksinasi lantaran sakit atau memiliki urusan keluarga yang tak dapat ditinggal, mereka bisa mengikuti vaksin di puskesmas terdekat dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Kalau ada yang sakit atau punya urusan keluarga yang tidak bisa ditinggal karena urgent, maka bisa dialokasikan di lain hari dan dilaksanakan di puskesmas terdekat,” tandasnya.