Ads

DPRD Jatim Soroti Aset BUMD yang Terbengkalai

Liputanjatim.com – Hasil dari kajian serta pendalaman Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur menerangkan mata soal kondisi BUMD yang selama ternyata begitu buruk kondisinya. Salah satu yang menjadi sorotan yakni soal pengelolaah aset.

Data menunjukkan sebagian besar aset non-perbankan justru tidak produktif, menganggur, atau status legalitasnya tidak jelas. Padahal, aset tersebut seharusnya menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika menjelaskan, masalah utama terletak pada tidak adanya grand design atau roadmap yang jelas dari pemerintah daerah. Akibatnya, pengelolaan berjalan parsial, tumpang tindih, dan tidak terintegrasi. Selain itu, banyak aset hasil penyertaan modal (inbreng) yang tidak dikaji kelayakannya, sehingga sulit dimanfaatkan.

“Aset besar tidak berbanding lurus dengan hasil. Bahkan ada aset yang dikuasai pihak lain atau hanya menjadi beban biaya perawatan. Padahal potensinya sangat besar untuk dimonetisasi,” kata Pranaya, Jumat (1/4/2026).

Dikatakannya, pansus menilai Biro Perekonomian saat ini belum berfungsi maksimal sebagai pengendali. Oleh karena itu, lanjut ia mengatakan, diperlukan transformasi menjadi lembaga Strategic Holding Controller yang kuat.

Langkah konkret yang dituntut adalah penataan aset dalam waktu 12 bulan ke depan. Targetnya, minimal 30-50 persen aset idle harus sudah dimanfaatkan atau dialihkan melalui skema KSP/KSO yang transparan sebelum akhir 2026.

Seperti diketahui, Kondisi pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur dinilai masih timpang dan sangat bergantung pada satu entitas saja. Data menunjukkan bahwa dari total setoran dividen sebesar Rp488,1 miliar, sekitar 86 persen atau lebih dari Rp420 miliar berasal semata-mata dari Bank Jatim.

Sedangkan Jawa Tengah sendiri memiliki deviden sebesar Rp696 miliar, jauh lebih tinggi jika dibandingkan Jawa Timur. “Kami minta aset tidak lagi diposisikan sebagai beban, tapi dioptimalkan menjadi sumber nilai ekonomi nyata bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru