Ads

Peringati Hari Pendidikan, DPRD Jatim Ajak Perkuat Kualitas Literasi dan Numerasi

Liputanjatim.com– Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Aida Fitriati mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Timur, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.

Politis PKB ini menyampaikan bahwa capaian standar kompetensi minimum (SKM) literasi membaca masih perlu mendapat perhatian bersama. Persentase satuan pendidikan yang memenuhi standar tersebut terealisasi sebesar 49,89 persen, di bawah target 59,94 persen, serta sedikit menurun dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai 54,58 persen.

“Hal ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Literasi membaca merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Hal serupa juga terlihat pada capaian numerasi. Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum numerasi terealisasi sebesar 46,31 persen, masih di bawah target 54,92 persen, dan relatif stagnan dibandingkan tahun sebelumnya di angka 46,63 persen.

Di tingkat daerah, persentase kabupaten/kota yang mencapai standar literasi membaca juga belum sepenuhnya memenuhi target, yakni 72,63 persen dari target 73,68 persen. Sementara itu, indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) terealisasi 13,44 tahun dari target 13,54 tahun.

Selain itu, Aida juga menyoroti pentingnya pemerataan akses dalam peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Ia menyampaikan bahwa program-program peningkatan kapasitas diharapkan dapat menjangkau lebih luas, termasuk guru di sekolah swasta dan madrasah.

“Selain itu, kami melihat masih ada ruang untuk memperluas akses program peningkatan kompetensi, agar dapat lebih menyentuh guru sekolah swasta dan madrasah, yang juga memiliki peran besar sebagai pilar pendidikan di Jawa Timur,” tuturnya.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut menjadi bahan refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan secara merata. Ia mendorong adanya evaluasi dan penguatan kebijakan yang berfokus pada kualitas pembelajaran, pemerataan akses, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

“Momentum Hari Pendidikan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk terus berbenah, tidak hanya dalam meningkatkan partisipasi, tetapi juga memastikan kualitas pembelajaran yang dirasakan langsung oleh peserta didik,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru