Ads

Pemkab Jember Perkuat Perlindungan PMI, Siapkan Pelatihan 1.000 Calon Pekerja Migran

Liputanjatim.com – Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah. Pemkab Jember melakukan upaya ini melalui penguatan sinergi dengan pemerintah pusat. Selain itu, juga untuk peningkatan kualitas calon tenaga kerja yang akan berangkat ke luar negeri.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan komitmen tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta. Dalam kunjungan itu, ia menekankan pentingnya sistem perlindungan yang menyeluruh bagi warganya.

“Alhamdulillah, kami hadir di Kementerian untuk memperkuat sinergi pelindungan warga kami. Sembari menunggu persetujuan dari MenPANRB terkait pembentukan P4MI, lalu layanan bagi rekan-rekan PMI saat ini sudah bisa diakses secara terpadu melalui MPP,” ujar Gus Fawait saat kunjungan kerja ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Kedatangan Gus Fawait disambut oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PPMI/P2MI, Komjen Pol Dwiyono. Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program antara pusat dan daerah agar perlindungan serta pengawasan terhadap PMI asal Jember berjalan lebih optimal.

Sebagai bagian dari langkah konkret, Pemkab Jember telah mengintegrasikan layanan administrasi PMI ke dalam Mal Pelayanan Publik (MPP). Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan pembentukan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) guna memperkuat layanan di tingkat lokal.

Baca juga: Triwulan I Tembus 30 Persen, Kabupaten Pasuruan Sumbang 22 Persen Cukai Nasional

Tak hanya fokus pada perlindungan, peningkatan kompetensi calon pekerja migran juga menjadi perhatian utama. Pemkab Jember menggagas program pelatihan bagi 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) agar mereka memiliki bekal yang memadai sebelum bekerja di luar negeri.

Menyadari pentingnya keahlian sebelum keberangkatan, Gus Fawait juga mengumumkan program strategis berupa pelatihan bagi 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

“Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Jember, KP2MI, dan Kemenaker yang akan diselaraskan dengan Program Magang Nasional,” kata Gus Fawait.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan tenaga kerja asal Jember agar sesuai dengan kebutuhan pasar global. Selain itu, pelatihan juga untuk menekan risiko kerja maupun kecelakaan dengan memberikan pemahaman prosedur yang benar.

Lebih jauh, program tersebut juga diharapkan menjadi salah satu upaya dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Jember, dengan menjadikan sektor pekerja migran sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Kami ingin memastikan setiap putra-putri Jember berangkat dengan bekal terbaik. Dengan kompetensi yang mumpuni, risiko kerja bisa kita tekan sekecil mungkin. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam memuliakan pahlawan devisa sekaligus memutus rantai kemiskinan di Jember,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru