Ads

Sopir Truk di Blitar Ditangkap, Sembunyikan 1 Ton Solar dalam Tangki Modifikasi

Liputanjatim.com – Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan distribusi BBM jenis bio solar. Seorang sopir truk diamankan setelah kedapatan membawa muatan solar dalam jumlah besar yang disembunyikan menggunakan tangki modifikasi di dalam kendaraan.

Penangkapan dilakukan terhadap sopir berinisial YAF (20), warga Klampok, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. Ia diamankan saat melintas di Jalan Cemara, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, setelah polisi menerima laporan adanya aktivitas mencurigakan terkait pengangkutan BBM.

“Kami sampaikan ungkap kasus dugaan penyalahgunaan BBM jenis bio solar, diawali dari laporan dan ditindaklanjuti Satreskrim Polres Blitar Kota. Didapati 1 unit truk yang membawa karung sekam, namun saat dicek di dalamnya terdapat tangki berisi BBM,” jelas Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris T. Lalo saat press release, Selasa (28/4/2026).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan bahwa di dalam truk tersebut terdapat tangki tambahan berkapasitas besar yang berisi sekitar 1.000 liter bio solar. Sopir tidak dapat menunjukkan dokumen atau izin resmi terkait kepemilikan maupun pengangkutan BBM tersebut.

“Saat dicek tidak ada izinnya. Sopir mengakui membeli BBM di beberapa SPBU di wilayah Blitar dan Tulungagung,” katanya.

Menurut keterangan kepolisian, truk tersebut telah dimodifikasi pada bagian bak belakang dengan pemasangan tangki tersembunyi. Untuk mengelabui petugas, bagian tersebut ditutup menggunakan karung berisi sekam agar terlihat seperti muatan biasa.

Baca Juga: Kencan Berujung Petaka, Motor Honda PCX Wanita Situbondo Dibawa Kabur

Dalam praktiknya, pelaku diduga menggunakan pompa khusus untuk memindahkan solar dari tangki utama ke tangki modifikasi yang telah disiapkan. Cara ini dilakukan agar pengisian di SPBU tetap terlihat normal menggunakan barcode resmi.

“Pembeliannya seperti pada umumnya, tetap menggunakan barcode jadi petugas tidak curiga. Kemudian memindahkan solar ke tangki modifikasi,” jelasnya.

BBM hasil pengumpulan tersebut disimpan di tangki tambahan dan diduga kuat akan dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari selisih harga. Polisi menduga aksi ini dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan harga BBM bersubsidi dan non subsidi.

“Tujuannya untuk kepentingan pribadi, mendapat keuntungan besar dari kenaikan harga BBM non subsidi. Tapi beruntung tersangka kami amankan sebelum menjual solar tersebut,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru