Ads

KPK OTT Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer, Terjerat Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Liputanjatim.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah menangkap Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer. Penangkapan itu dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

Meski demikian, Fitroh masih belum merinci lebih jauh perihal penangkapan tersebut. Dari informasi yang dihimpun, setidaknya ada 10 orang yang terjaring dalam operasi senyap ini, dan salah satunya adalah Noel, panggilan akrab Immanuel Ebenezer.

Fitroh hanya menyampaikan bahwa OTT ini berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap sejumlah perusahaan.

“Terkait pengurusan sertifikasi K3,” kata Fitroh.

Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan, termasuk Noel. Publik kini menunggu apakah benar Immanuel Ebenezer terlibat dalam kasus korupsi ini, sejauh mana perannya, dan apakah ada aliran uang suap yang mengarah kepadanya.

OTT terhadap Immanuel Ebenezer menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis. Lalu, pada 13 Agustus 2025, KPK menggelar OTT di Jakarta terkait dugaan suap dalam kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Rangkaian OTT ini juga disebut sebagai bentuk respons KPK atas kritik publik. Pada semester pertama 2025, KPK hanya mencatat dua kali operasi tangkap tangan. Pertama, pada Maret 2025, OTT dilakukan terhadap anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Kedua, pada Juni 2025, KPK kembali menggelar OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Nama Immanuel Ebenezer atau Noel sudah lama dikenal publik. Ia sempat menjabat sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) yang aktif mengawal kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Noel awalnya menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo sebelum PDI Perjuangan resmi mengumumkan calon presiden yang diusungnya. Namun, kemudian ia berbalik arah dengan memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto, terutama setelah diketahui Gibran Rakabuming Raka dipilih sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo.

Kini, dengan statusnya sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja sekaligus figur politik yang dikenal publik luas, keterlibatan Noel dalam OTT KPK menjadi perhatian besar. Keputusan KPK dalam 1×24 jam ke depan akan sangat menentukan arah kasus ini, apakah Immanuel Ebenezer hanya sebatas terjaring pemeriksaan, atau benar-benar akan ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan praktik korupsi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru