Liputanjatim.com – Lambat laun penurunan angka positif Covid-19 di Jawa Timur terus menaik. Terbukti saat ini hanya tinggal empat daerah di Jatim yang masih berada pada PPKM Level 4 atau status zona merah.
Keempat daerah yang masih memiliki resiko tinggi tersebut yakni, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Blitar, dan Kota Batu.
“Data tersebut berdasarkan update dari Satgas Penanganan Covid-19 Nasional sore ini. Dari 38 kabupaten/kota, empat yang masih berstatus zona merah,” Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawan, Rabu (25/8/2021) malam.
Khofifah menyebutkan tingkat keterisian di rumah sakit (bed occupancy ratio/BOR), baik dari RS statis, RS darurat Covid-19 maupun rumah isolasi setelah pelaksanaan PPKM darurat.
Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama ini berharap masyarakat dapat meningkatkan keberadaan zona minim resiko Covid-19 ini, dengan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat sesuai anjuran dari pemerintah.
“Bahkan, harapan kita semua segera ada zona hijau atau tak berisiko (terkendali). Sekali lagi, terapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.
Sementara itu, diketahui kabupaten/kota berstatus zona PPKM level 3 atau berisiko sedang terdapat 25 daerah, yakni Kabupaten Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Mojokerto.
Kemudian, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Banyuwangi, Kota Kediri, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tulungagung, Kota Malang dan Kota Madiun.
Untuk daerah dengan zona PPKM level 2 atau resiko rendah terdapat sembilan daerah, yaitu Kabupaten Sampang, Kabupaten Sumenep, Kota Pasuruan, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Pamekasan serta Kabupaten Situbondo.
