Liputanjatim.com – Ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Bangkalan tercatat belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026. Meski tahapan pelunasan reguler tahap dua telah dibuka kembali melalui perpanjangan jadwal hingga 23 Januari mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangkalan, Arif Rochman, menyampaikan bahwa masih terdapat ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Bangkalan yang belum melunasi biaya haji tahun 2026.
“Hingga kini tercatat sebanyak 825 jamaah. Namun jumlah tersebut masih bisa bertambah karena adanya mutasi antar-embarkasi yang belum masuk,” kata Arif melansir RRI.co.id, Selasa (20/1/2026).
Ia menejalskan, pada tahap pertama, dari 775 jamaah reguler yang dipanggil, hanya 593 orang yang melunasi. Sementara dari sekitar 360 jamaah cadangan, tercatat hanya sekitar 60 persen yang melanjutkan pelunasan.
“Kondisi ini menunjukkan masih banyak jamaah yang belum memastikan keberangkatan,” ucapnya.
Arif menjelaskan, tidak melunasi biaya haji bukan semata karena faktor ekonomi. Beberapa jamaah terkendala sakit, meninggal dunia, sedang hamil, belum mendapat cuti kerja, atau terikat dinas.
“Data jamaah haji itu sangat dinamis. Jumlah bisa berubah karena berbagai faktor. Sehingga masyarakat perlu memahami bahwa tidak melunasi bukan berarti tidak mampu, melainkan ada kondisi lain yang menghalangi.” jelas Arif.
Tahapan pelunasan biaya haji reguler tahap 2 yang sebelumnya telah berakhir kini di perpanjang hingga 20–23 Januari 2026, memberi kesempatan tambahan bagi jamaah yang belum melunasi.
