Ads

Menu MBG Saat Ramadan Tak Sesuai, 17 SPPG di Jawa Timur Disanksi

Liputanjatim.com – Sebanyak 17 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Jawa Timur mendapat sanksi karena menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada saat Ramadan tidak sesuai standar. Sanksi tersebut diberikan langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Satgas MBG Emil Elestianto Dardak membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk ketegasan agar kualitas program tetap terjaga.

“Ada 17 SPPG,” kata Emil saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (2/3/2026).

Menurut Emil, BGN turun langsung memberikan sanksi kepada SPPG yang tidak memenuhi ketentuan menu Ramadan. Ia berharap seluruh penyelenggara dapat mematuhi standar yang ada.

“Terima kasih kepada BGN telah tegas memberikan tindakan kedisiplinan terhadap 17 SPPG di Jatim yang tidak memenuhi syarat dalam menu Ramadan. Semoga lebih baik ke depannya,” tegasnya.

Sanksi ini menyusul keluhan sejumlah wali murid di beberapa daerah di Jawa Timur terkait menu MBG selama bulan puasa. Mereka menilai sajian menu tidak mencerminkan standar gizi sebagaimana pedoman BGN.

Keluhan salah satunya datang dari orang tua siswa SD Negeri Purwantoro I Kota Malang. Ia menyebut menu untuk siswa saat Ramadan hanya berupa makanan kering dengan porsi yang minim.

Baca juga: Pemkot Malang Matangkan Kesiapan Arus Mudik-Balik Lebaran 2026, Exit Tol Madyopuro Jadi Perhatian

Orang tua yang tinggal di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, itu menyebut paket MBG berisi jagung, telur rebus, dua butir kurma, serta keripik tempe.

“Ini dapat menu hari ini, MBG SD Negeri Purwantoro I. Isinya dua butir jagung, kurma dua butir, telur rebus dan keripik tempe,” ungkap perempuan kepada detikJatim, Rabu (25/2/2026).

Ia menilai porsi jagung yang diberikan terlalu kecil dan tidak layak sebagai menu pengganti saat berpuasa. Ditambah lagi, hanya ada tambahan keripik tempe dan dua kurma.

“Ya sangat tidak layak, jagungnya kayak begini. Ini keripik tempenya juga yang murah. Saya tahu betul, keripik tempe yang bagus,” keluh wanita enggan disebutkan namanya ini.

Pada hari sebelumnya, Selasa (24/2/2026), siswa juga menerima menu yang menurutnya tidak sebanding dengan anggaran Rp 15 ribu per porsi.

Untuk Selasa (24/2/2026), lanjut dia, para siswa menerima tiga menu MBG yakni sepotong pizza, 3 butir telur puyuh, dan buah pisang.

Jika dia menghitung besaran satu menu MBG tidak sampai sebesar Rp 10 ribu atau bahkan Rp 15 ribu seperti informasi yang ia dapatkan setiap satu menu MBG.

“Ini sangat murah, katanya setiap menu dikalkulasikan sampai Rp 15 ribu. Masak diberi hanya begini,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru