Liputanjatim.com – Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan pemerintahannya akan terus berupaya melakukan berbagai langkah pembenahan birokrasi untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri diskusi publik yang digagas oleh Forum Komunikasi Wartawan Lumajang (FKWL).
Bertempat di Pendopo Kabupaten Lumajang, acara tersebut mengangkat tema ‘5 bulan membedah kepemimpinan Thoriq-Indah’.
Hadir sebagai narasumber pada kesempatan tersebut Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, Dandim 0821 Lumajang Mayor Inf Irawan Setiadi mewakili Komandan Kodim Letkol Infantri Ahmad Fauzi, Ketua DPRD Lumajang Agus Wicaksono, dan Dekan Fakultas Hukum Unej Nurul Gufron.
Selain akan membenahi kinerja ASN, pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu juga menyinggung persoalan aktivitas penambangan pasir yang kini menjadi perhatian serius dalam pemerintahannya.
Salah satunya moratorium yang sudah dilakukan dengan pemerintah Provinsi terhadap kegiatan penambangan pasir di Lumajang seakan menjadi bukti nyata keseriusan pemerintahannya.
“Pemerintah Lumajang tentunya terus melakukan pembenahan dan penertiban birokrasi. Di mana jelas muaranya untuk peningkatan kualitas kinerja aparatur. Dan yang harus diketahui masyarakat Lumajang bahwa moratorium terkait penambangan pasir sudah kita lakukan kepada pemerintah Provinsi,” ungkap Bupati muda dari PKB itu dihadapan ratusan peserta yang dihadiri oleh berbagai kalangan profesi, pelajar, dan mahasiswa, Kamis (7/2/2019).
Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menilai kepemimpinan Cak Thoriq saat ini sangat komitmen dan peduli terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Apalagi, ungkap Arsal, jajarannya bersama Pemkab Lumajang dan Kodim 0821 berkomitmen untuk terus memperbaiki persepsi masyarakat luar tentang tindak kejahatan, khususnya begal motor dan pencurian sapi yang menjadi perhatian publik.
“Karena pada awal-awal masuk, Pak Bupati sangat care (peduli, red) terhadap masalah keamanan. Bahkan beliau menyampaikan apa yang Pak Kapolres butuhkan sampaikan saja, pasti kita bantu asal Kabupaten Lumajang aman,” ungkap Arsal.
Senada dengan Arsal, Kodim 0821 Lumajang Mayor Inf Irawan Setiadi mewakili Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi mengatakan TNI komitmen meningkatkan sinergitas dengan Pemda Lumajang dalam bidang ketahanan pangan, kesehatan, keamanan, penanganan bencana alam dan pembangunan.
Ditemui terpisah, ketua panitia acara diskusi publik Abdul Rahman menjelaskan jika kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers dalam mengawal Pemda Lumajang dan kebijakannya.
“Acara diskusi publik ini wujud nyata kepedulian insan pers Lumajang kepada pemerintah Lumajang. Diharapkan melalui acara ini masyarakat benar-benar mengetahui apa yang sudah dikerjakan oleh Bupati dan Wabup dalam awal menjalankan roda pemerintahan selama 5 bulan ini,” pungkas Rahman seusai acara. [ry]
