Liputanjatim.com – Gempa susulan kembali mengguncang wilayah Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (8/10/2025). Gempa berkekuatan 4,1 Magnitudo dengan kedalaman 18 kilometer ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama beberapa waktu lalu.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa lokasi gempa susulan kali ini masih berada di titik yang sama dengan gempa utama sebelumnya, yakni di Kepulauan Sapudi. Ia menegaskan, gempa tersebut masih termasuk dalam rangkaian aktivitas susulan.
“Gempa yang terjadi kali ini berkoordinar di 7,22 lintang selatan dan 114,18 bujur timur dengan kedalaman 18 kilometer,” katanya.
Menurut Ari, getaran gempa berkekuatan 4,1 Magnitudo ini terasa cukup jelas di wilayah Kepulauan Sapudi. Meski begitu, ia berharap tidak ada masyarakat yang kembali terdampak akibat kejadian tersebut, walaupun wilayah tersebut masuk dalam kategori III MMI.
“Kemungkinan ada dampak kecil, namun diharapkan bisa tertangani dengan baik, sebab saat ini sudah terdapat tim yang turun ke lapangan termasuk dari BMKG dan BPBD untuk melakukan asesmen,” ujarnya.
BMKG mencatat, hingga hari ke-9 pascagempa utama, jumlah gempa susulan yang terjadi telah mencapai 185 kali, termasuk gempa terbaru dengan kekuatan 4,1 Magnitudo. Meski begitu, frekuensi gempa susulan dilaporkan cenderung menurun.
Ari mengimbau masyarakat di wilayah terdampak, khususnya di Kepulauan Sapudi, untuk tidak panik namun tetap waspada terhadap kondisi bangunan, terutama bagi warga yang rumahnya telah mengalami keretakan akibat gempa sebelumnya.
