Liputanjatim.com – Gempa magnitudo (M) 6,5 mengguncang Sumenep, Madura, pada Selasa (30/9/2025) tengah malam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 26 bangunan rusak terdampak akibat gempa tersebut.
Gempa di Sumenep ini terjadi pada Selasa (30/9), pukul 23.49 WIB. Pusat gempa berada di dasar laut dengan titik koordinat 7,25 LS dan 114,22 BT. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Data BNPB menunjukkan gempa Sumenep juga sempat dirasakan di sejumlah daerah di Bali, mulai Kabupaten Gianyar, Buleleng, Tabanan, Denpasar, sampai Kuta. Di Provinsi Bali, gempa dirasakan lemah hingga sedang selama 3–5 detik.
Sementara di wilayah Provinsi Jawa Timur, guncangan dirasakan sedang hingga kuat selama 3–20 detik di sebagian besar kota/kabupaten di Pulau Madura, Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kota Gresik, hingga Kabupaten Mojokerto.
“Sebagian besar warga di radius tersebut berhamburan ke luar rumah setelah merasakan guncangan gempa yang terasa secara tiba-tiba,” ujar Abdul.
BNPB juga mengimbau warga tidak panik terkait gempa M 6,5 di Sumenep. Namun BNPB mengingatkan akan adanya potensi gempa susulan.
Data BMKG yang menyebut sebanyak 22 kali gempa terjadi di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini. Di antaranya sebagai berikut:
Gempa M 2,9, pukul 00.11 WIB, kedalaman 12 Km
Gempa M 4,3, pukul 00:15 WIB, kedalaman 15 Km
Gempa M 2,7, pukul 00:27 WIB, kedalaman 10 Km
Gempa M 2,9, pukul 00:29 WIB, kedalaman 26 Km
Gempa M 3,4, pukul 00:41 WIB, kedalaman 13 Km
Gempa M 3,6, pukul 00:46 WIB, kedalaman 13 Km
Gempa M 2,5, pukul 00:49 WIB, kedalaman 19 Km
Gempa M 3,0, pukul 00:56 WIB, kedalaman 16 Km
Gempa M 2,7, pukul 01:04 WIB, kedalaman 15 Km
Gempa M 2,7, pukul 01:04 WIB, kedalaman 45 Km
Gempa M 2,7, pukul 01:09 WIB, kedalaman 36 Km
Gempa M 2,8, pukul 01:11 WIB, kedalaman 41 Km
Gempa M 2,8, pukul 01:16 WIB, kedalaman 47 Km
Berikut data bangunan rusak akibat gempa di Pulau Sepudi
Mengutip data beritajatim, ada 26 bangunan rusak:
1. Rumah Bidin Dusun Gelugur Barat Desa Kalowang Kecamatan Gayam;
2. Rumah Uul mahyur, Desa Jambuir Kecamatan Gayam;
3. Rumah Tolak in, Dusun Gelugur Barat, Desa Kalowang Kecamatan Gayam;
4. Rumah Kaladi, Desa Pancor Kecamatan Gayam;
5. Rumah Rokkorok, Desa Pancor Kecamatan Gayam;
6. Rumah Mathawan, Desa Jambuir Kecamatan Gayam;
7. Rumah Rahma, Desa Jambuir Kecamatan Gayam;
8. Rumah Sudawer, Dusun Tanah celleng Desa Pancor Kecamatan Gayam. Kondisihya 2 kamar hancur
9. Rumah Hartono, Desa pancor Kecamatan Gayam;
10. Rumah H. Saha, Desa Pancor Kecamatan Gayam;
11. Rumah H. Tahe, Desa Gayam Kecamatan Gayam;
12. Rumah Sinawan, Desa karang Tengah Kecamatan Gayam;
13. Rumah Atmiye, Dusun Guder Laok Desa Nyamplong Kecamatan Gayam;
14. Rumah Bu Biyeni, Desa Prambanan Kecamatan Gayam;
15. Rumah Muradiya, Desa Prambanan Kecamatan Gayam;
16. Rumah Samik, Desa Prambanan Kecamatan Gayam;
17. Rumah Moade, Dusun Sabungbung Desa Pancor Kecamatan Gayam;
18. Rumah Mastije, Dusun Nangger Desa Pancor Kecamatan Gayam;
Bangunan lainnya:
1. Masjid Rokkorok Kecamatan Gayam, kondisinya Genteng merosot;
2. Mushollah H. Ra’e, Dusun Wakduwak Desa Pancor Kecamatan Gayam;
3. Masjid Toggung Desa Pancor Kecamatan Gayam. Kondisinya keramik banyak yang lepas;
4. Puskesmas Gayam lantai 2 sebelah timur
