Ads

DPRD Dukung Tindakan Walikota Surabaya Tertibkan Jukir Liar

Liputanjatim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Surabaya atas langkah tegas dalam menertibkan praktik parkir liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif, penertiban ini dinilai sebagai langkah berani dan strategis, mengingat para juru parkir liar sudah lama mengakar dan terorganisir di sejumlah titik strategis di Kota Surabaya. Praktik ini bahkan telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga membutuhkan pendekatan yang sistematis dan komitmen kuat dari pemerintah kota.

“Tidak mungkin seseorang tiba-tiba berdiri jadi jukir di minimarket. Mereka beroperasi dalam kelompok. Ini sudah berlangsung lama dan sangat terstruktur,” ujar Afif, Kamis, (12/6/2025).

Ia menambahkan bahwa pekerjaan sebagai juru parkir liar selama ini dianggap sebagai sumber penghasilan yang menjanjikan oleh sebagian orang, meskipun dilakukan secara ilegal. Aktivitas ini tidak membutuhkan keterampilan khusus atau latar belakang pendidikan, sehingga mudah dijalankan oleh siapa pun.

“Cukup bermodal keberanian mendekati pelanggan, bahkan saat jelas-jelas ada plang bertuliskan ‘parkir gratis’. Mereka tidak canggung. Bahkan pernah membuat pimpinan Indomarco turun tangan karena pelanggan merasa terganggu,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa upaya penertiban sebelumnya sempat gagal karena tekanan yang datang dari kelompok-kelompok yang telah menguasai lokasi tersebut. “Pernah ormas mencoba menggantikan posisi mereka, tapi hanya bertahan beberapa bulan. Mereka mendapat tekanan dan tidak kuat menghadapi perlawanan. Akhirnya lokasi itu kembali dikuasai kelompok lama,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya ketegasan dan keberlanjutan dalam gerakan ini. “Negara tidak boleh kalah dengan premanisme. Gerakan ini harus konsisten. Jangan berhenti di tengah jalan,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa langkah ini bukan hanya soal ketertiban semata, tetapi menyangkut penegakan hukum dan kehadiran negara di ruang publik. “Saya dukung penuh gerakan ini sampai tuntas. Ini bukan sekadar penertiban, tapi bagian dari memulihkan wibawa hukum di kota ini,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru