Liputanjatim.com – Gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Jaws Timur dipastikan akan rampung tahun ini 2026.
Sekretaris Wilayah PKB Jatim Multazamudz Dzikri mengatakan, pasca kepengurusan DPW PKB Jatim periode ini rampung, pihaknya akan menggencarkan Muscab PKB di 38 kabupaten/kota yang dilakukan secara berkala dimulai bulan April hingga Juli 2026.
“Targetnya tahun ini selesai semua,” kata Multazam, Rabu (25/2/2026).
Diketahui, Muscab digunakan salah satunya untuk menentukan ketua maupun pengurus PKB di tingkat kabupaten/kota.
Anggota Komisi C DPRD Jatim ini menjelaskan, dalam mekanisme pemilihan Ketua DPC PKB, setiap pengurus di bawahnya bisa mengusulkan nama untuk menjadi calon ketua DPC. Setelah didapati kandidat, maka selanjutnya akan dilakukan tahapan fit and proper test.
Menurut Multazam, mekanisme ini memberikan kesempatan kepada para pengurus untuk menentukan arah gerak DPC kedepan.
“Pada prinsipnya musyawarah, ada pemetaan di awal, terus kemudian memberikan kesempatan dan ruang kepada peserta untuk mengusulkan calon yang kemudian nanti akan diuji mengikuti fit and proper test,” jelas Azam yang juga Anggota DPRD Jatim ini.
Untuk fit and proper test mencakup psikologi dan ujian secara internal. Pengujinya, menjadi kewenangan dari DPP. Namun, bisa jadi tahapan fit and proper test digelar di DPW. “Tapi, pengujinya tetap dari DPP. Soal teknis masih belum dibahas namun kemungkinannya seperti itu,” jelas Multazam.
Selain menentukan kepengurusan, Muscab ini juga dimanfaatkan PKB sebagai ajang konsolidasi internal partai. Terlebih, PKB menargetkan kepengurusan di seluruh daerah bisa optimal. Sehingga, saat Pemilu mendatang bisa sukses di berbagai tingkatan.
Lantaran ini menjadi konsolidasi internal, Multazam optimistis Muscab ini akan berlangsung kondusif dan tidak ada gesekan antar kader di daerah. “Insyaallah aman karena sifatnya musyawarah dan ada ruang untuk mengusulkan pilihan,” pungkasnya.
