Liputanjatim.com – DPC PKB Kota Batu menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan instruksi DPW PKB Jawa Timur dalam memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029. Komitmen tersebut ditegaskan usai agenda Halal Bihalal dan Penandatanganan Kontrak Komitmen yang digelar di Surabaya, Minggu (26/4/2026) malam.
Bendahara DPC PKB Kota Batu, HM Didik Subianto, menegaskan bahwa kehadiran seluruh jajaran DPC PKB se-Jawa Timur dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan visi partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami di Kota Batu menyambut positif empat program strategis yang diluncurkan Ketua DPW PKB Jawa Timur, Gus Halim. Ini adalah langkah progresif agar partai tidak hanya hadir saat musim kampanye, tetapi benar-benar menjadi ruang aspirasi masyarakat setiap saat,” ujar Didik, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, salah satu poin strategis yang akan segera diterapkan di Kota Batu adalah penetapan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB. Melalui kebijakan ini, seluruh anggota Fraksi PKB di DPRD diwajibkan berkantor di kantor DPC untuk menerima aspirasi masyarakat secara langsung.
“Instruksi ini sangat jelas. Hari Jumat akan menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan, berdiskusi, dan mencari solusi bersama. Kami ingin memastikan kader legislatif hadir nyata di tengah masyarakat,” tegas pria yang akrab disapa Kaji Bianto itu.
Selain penguatan pelayanan publik, DPC PKB Kota Batu juga akan fokus pada penataan struktur organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting. Langkah tersebut dinilai penting agar mesin partai semakin solid, terorganisir, dan siap menghadapi agenda politik ke depan.
Di sisi lain, program Pencalegan Dini Angkatan Pertama juga dinilai sebagai inovasi strategis dalam mencetak kader legislatif yang berkualitas. Dengan persiapan lebih awal, kader yang diproyeksikan maju sebagai calon legislatif akan memiliki waktu yang cukup untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
Tak hanya itu, DPC PKB Kota Batu juga akan melakukan pemetaan zona untuk menentukan basis kemenangan secara akurat dan terukur. Upaya ini dibarengi dengan strategi membangun kepercayaan publik secara konsisten, bukan melalui pendekatan instan.
Menutup keterangannya, Kaji Bianto menegaskan bahwa kontrak komitmen yang telah ditandatangani bukan sekadar formalitas, melainkan janji kerja nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor ekonomi dan pendidikan.
“PKB Kota Batu akan tampil lebih agresif dan terstruktur. Tidak ada waktu untuk bersantai. Kami harus segera bergerak di lapangan untuk menjawab tantangan ekonomi dan sosial yang ada di Kota Batu,” pungkasnya.
