Liputanjatim.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menyambut positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan Papua sebagai kawasan prioritas pengembangan energi berkelanjutan nasional. Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan penting dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus menjawab persoalan ketimpangan listrik di wilayah timur Indonesia.
Gus Rivqy sapaan akrabnya menegaskan, kebijakan itu tidak boleh berhenti pada tataran perencanaan. Ia mendorong PT PLN (Persero) serta kementerian dan lembaga terkait untuk menindaklanjuti keputusan tersebut secara serius agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.
āMasih banyak wilayah di Papua yang belum menikmati akses listrik yang layak, padahal daerah ini memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Ini ironi yang tidak boleh terus dibiarkan,ā ujar Rivqy.
Menurutnya, Papua memiliki posisi strategis dalam pengembangan energi nasional karena menyimpan potensi besar energi air, surya, serta berbagai sumber energi baru dan terbarukan lainnya. Pemanfaatan potensi tersebut dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat lokal sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.
Meski demikian, anggota fraksi PKB itu mengingatkan agar pembangunan energi berkelanjutan di Papua tetap berpijak pada prinsip keadilan dan pemerataan. Ia menekankan bahwa akses listrik harus menjadi hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.
āPengembangan energi berkelanjutan bukan hanya soal transisi energi, tetapi juga soal keadilan. Energi baru dan terbarukan adalah jalan terbaik untuk memastikan listrik hadir secara merata, dari kota besar hingga wilayah terluar,ā tegasnya.
Gus Rivqy berharap pemerintah mampu memastikan pelaksanaan kebijakan tersebut berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Ia juga menekankan agar kebijakan itu benar-benar berpihak pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat daerah, khususnya masyarakat Papua.
