Liputanjatim.com – Musim hujan sering kali membawa kekhawatiran tersendiri, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir.
Namun, dengan persiapan dan kebiasaan yang tepat, risiko banjir di rumah bisa dikurangi secara signifikan. Berikut beberapa tips mencegah banjir di rumah yang bisa kamu terapkan.
1. Rutin Membersihkan Saluran Air
- Saluran air seperti got, selokan, dan parit sering menjadi penyebab utama banjir lokal karena tersumbat oleh sampah.
- – Pastikan saluran di sekitar rumah selalu bersih dari dedaunan, plastik, dan kotoran lain.
- – Bersihkan minimal seminggu sekali, terutama saat musim hujan tiba.
2. Buat atau Tinggikan Drainase Rumah
- Jika rumahmu belum memiliki saluran pembuangan air yang baik. Segera buat drainase dengan kemiringan yang cukup agar air bisa mengalir keluar dengan lancar.
- – Bagi rumah yang sering tergenang, pertimbangkan untuk meninggikan saluran air atau membuat sumur resapan tambahan.
3. Bangun Sumur Resapan atau Biopori
- Sumur resapan dan lubang biopori membantu menyerap air hujan ke dalam tanah, mengurangi genangan di permukaan.
- – Lubang biopori bisa dibuat di halaman atau taman rumah dengan diameter kecil tapi bermanfaat besar.
- – Selain mencegah banjir, biopori juga membantu menjaga kesuburan tanah.
4. Pastikan Permukaan Halaman Tidak Sepenuhnya Dikeramik
- Halaman yang seluruhnya tertutup semen atau keramik membuat air sulit meresap ke tanah.
- – Sisakan sebagian area dengan tanah atau rumput agar air hujan bisa terserap alami.
- – Kamu juga bisa menggunakan paving block berpori sebagai alternatif.
5. Periksa dan Perkuat Atap Rumah
- Atap yang bocor bisa menyebabkan genangan di dalam rumah.
- – Periksa genteng, talang air, dan pipa pembuangan secara berkala.
- – Pastikan air dari atap langsung mengalir ke saluran pembuangan yang baik.
6. Gunakan Pompa Air Cadangan
- Untuk rumah di wilayah rendah, sediakan pompa air sebagai antisipasi jika air mulai menggenang.
- – Pompa dapat membantu mempercepat aliran air keluar dari halaman atau ruangan tertentu.
7. Tanam Pohon dan Tanaman Penyerapan Air
- Pohon dan tanaman berakar dalam seperti bambu, ketapang, atau pohon buah dapat membantu menyerap air berlebih.
- – Selain mencegah banjir, tanaman juga membuat lingkungan lebih sejuk dan asri.
8. Hindari Membuang Sampah ke Sungai atau Got
- Kebiasaan buruk ini adalah penyebab utama banjir di banyak daerah.
- – Selalu buang sampah pada tempatnya dan dukung program daur ulang di lingkungan tempat tinggal.
9. Bangun Tanggul Kecil di Depan Rumah (Jika Diperlukan)
- Jika banjir sering datang dari jalan, kamu bisa membuat tanggul kecil di depan pintu atau pagar untuk menahan air masuk.
- – Pastikan tanggul tetap bisa dilepas saat air sudah surut.
10. Waspadai Cuaca dan Siapkan Tindakan Darurat
- Selalu pantau prakiraan cuaca dari BMKG, terutama saat musim hujan ekstrem.
- – Simpan barang penting di tempat tinggi.
- – Siapkan peralatan darurat seperti senter, pompa, dan tas siaga banjir.
Mencegah banjir di rumah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga setiap warga.
Dengan menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki sistem drainase, dan melakukan langkah-langkah sederhana di atas, kamu bisa menjaga rumah tetap aman dan nyaman di musim hujan.
