Liputanjatim.com – Nasib tragis dialami Rahmat Adinata (23), pemuda asal Dusun Krajan, Desa Sukorambi, Jember. Ia ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di aliran sungai Dam Talang-Kedung Mayit yang berada di Desa/Kecamatan Jenggawah, Minggu (25/5/2026).
Kapolsek Jenggawah Iptu Ferry Andi Cristian mengatakan, korban ditemukan setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mandi bersama sejumlah temannya di sungai tersebut.
“Benar telah ditemukan seorang laki-laki atas nama Rahmat Adinata, umur 23 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Sukorambi,” katanya, Senin (25/5/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban datang ke lokasi sekitar pukul 15.30 WIB bersama teman-temannya untuk mandi di sungai. Namun, saat itu debit air sungai diketahui cukup deras.
“Kronologisnya, sekitar pukul 15.30 WIB korban bersama rekannya mandi di sungai. Berdasarkan hasil visum dari Puskesmas, terdapat aroma alkohol pada tubuh korban,” ujarnya.
“Jadi sepertinya mereka habis pesta miras,” paparnya.
Karena berada di bawah pengaruh alkohol, korban tidak mampu mengendalikan diri saat berada di tengah derasnya arus sungai hingga akhirnya terseret dan tenggelam. Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan bantuan, namun korban dengan cepat terbawa arus.
“Teman-teman korban yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya air membuat tubuh korban dengan cepat hanyut terbawa arus,” ungkapnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, jasad korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tersangkut di pohon yang berada sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban mandi. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke puskesmas untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas untuk dilanjutkan visum, dan kami juga mendatangkan petugas Inafis dari Polres Jember. Hasil dari visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak pidana. Murni yang bersangkutan jatuh dan terseret arus sungai yang deras,” pungkasnya.
