IKLAN
Daerah

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Soroti Maraknya Kasus Pembuangan Bayi

Oleh hani 13 Mei 2026, 18:32 WIB 2 menit baca 7 dibaca
Add on Google 💬

Liputanjatim.com – Kasus pembuangan bayi yang berulang kali terjadi di Kabupaten Banyuwangi dalam beberapa bulan terakhir menuai perhatian DPRD Banyuwangi. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah, menilai fenomena tersebut menunjukkan adanya persoalan sosial serius yang perlu segera ditangani secara menyeluruh.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat lima kasus pembuangan bayi terjadi di sejumlah wilayah Banyuwangi. Peristiwa terbaru ditemukan di Kecamatan Glenmore pada Selasa (12/5/2026), ketika warga menemukan jasad bayi di dalam sebuah ransel. Sebelumnya, penemuan bayi dalam kardus mi instan di wilayah Glagah juga sempat menghebohkan masyarakat.

Ia mengatakan, tingginya angka kasus tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi lebih serius memberikan perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat yang dinilai mulai mengkhawatirkan.

“Artinya ada masalah sosial yang sangat kompleks di tengah gencarnya program pemerintah, tapi ada masalah serius yang justru terlepas dari pantauan kita,” tegas Ni’mah sapaan akrabnya, Rabu (13/5/2026).

IKLAN

Menurut politisi PKB itu, ada banyak faktor yang dapat mendorong seseorang nekat membuang bayinya, mulai dari kehamilan di luar nikah, rasa malu karena hamil di usia tua, hingga tekanan ekonomi yang berat. Selain itu, pola pergaulan bebas di kalangan remaja juga disebut menjadi salah satu pemicu munculnya kehamilan yang tidak diinginkan.

Untuk itu, DPRD Banyuwangi meminta Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak meningkatkan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan bahaya pergaulan bebas.

Ni’mah juga menilai pengawasan dari lingkungan keluarga dan masyarakat perlu diperkuat. Ia mengajak tokoh agama, tenaga pendidik, serta para orang tua lebih aktif membimbing generasi muda agar tetap berpegang pada norma agama dan sosial.

Di sisi lain, DPRD Banyuwangi turut mendorong aparat kepolisian mengusut seluruh kasus pembuangan bayi yang terjadi agar pelaku dapat diproses hukum dan memberikan efek jera.

“Kami berharap kepada petugas kepolisian untuk bisa mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayinya, di saat di sisi lain banyak perempuan yang berjuang keras untuk bisa hamil dan mempunyai anak,” pungkasnya.

Penulis

hani

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar