Liputanjatim.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Malang mengirim tim Barisan Penolong Pramuka (BP) untuk korban terdampak erupsi gunung Semeru. Khususnya memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak.
Hal ini merupakan wujud kepedulian Kwarcab Pramuka Kota Malang terhadap anak-anak korban erupsi gunung Semeru.
Pendampingan dilakukan di dua titik pengungsian, yakni Desa Supiturang dan SMPN 2 Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo menyampaikan, bahwa fokus utama tim adalah trauma healing atau pendampingan psikologis.
āAnak-anak yang terdampak bencana ini membutuhkan pendampingan agar tetap semangat, tidak bosan selama berada di pengungsian, dan bisa mempertahankan harapan meski menghadapi situasi sulit,ā ujar Ginanjar melansir Javasatu, Selasa (25/11/2025).
Anggota DPRD Kota Malang itu menjelaskan, tim BP yang pihaknya terjunkan berjumlah 11 orang dengan keahlian khusus di bidang psikologi dan pendampingan anak.
āTim juga menyesuaikan metode pendampingan dengan kearifan lokal dan karakter anak-anak di Lumajang, hasil dari pengalaman mitigasi bencana,ā terangnya.
Selain trauma healing, tim Pramuka Kota Malang juga menyalurkan bantuan logistik, termasuk sembako, namun pendampingan psikologis tetap menjadi prioritas utama.
āBantuan logistik sudah banyak yang datang, baik dari BPBD Kabupaten Lumajang, kabupaten lain, maupun Provinsi Jawa Timur. Yang utama tetap pendampingan anak-anak,ā pungkasnya.
