Liputanjatim.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memperluas jejaring internasional dengan menjalin komunikasi dan kerja sama politik lintas negara. Kali ini, PKB menerima kunjungan delegasi Malaysian Chinese Association (MCA) di Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa.
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, menyambut langsung kedatangan rombongan MCA. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai langkah awal mempererat hubungan kedua partai.
“Selamat datang kepada bapak dan ibu dari MCA di kantor DPP PKB. Kami sangat berbahagia dan berterima kasih atas kehadiran bapak ibu sekalian untuk berkunjung, berkenalan, dan bersilaturahmi. Semoga pertemuan ini membawa sinergi, kolaborasi, dan kerja sama,” ujarnya.
Cak Imin menjelaskan bahwa PKB merupakan partai berbasis keagamaan yang tetap menjunjung tinggi nilai keterbukaan dan pluralitas. Menurutnya, hal tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan internasional yang inklusif.
Ia juga menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan historis, geografis, dan kultural yang kuat, sehingga perlu terus diperkuat melalui kerja sama konkret, termasuk melalui jalur politik.
“Kami terdiri dari berbagai latar belakang, termasuk komunitas Tionghoa. Ini menjadi kekuatan bagi PKB dalam membangun komunikasi lintas budaya dan negara,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden MCA, Lawrence Low, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia berharap hubungan yang terjalin tidak hanya terbatas pada sektor politik, tetapi juga merambah ke bidang lain.
“Saya berharap pertemuan ini dapat membuka kerja sama antara kedua partai. Tidak hanya di bidang politik, tetapi juga ekonomi, perdagangan, pendidikan, dan sektor lainnya,” ungkapnya.
Lawrence juga menjelaskan bahwa MCA merupakan partai yang telah berdiri sejak 1949 dan menjadi bagian dari koalisi Barisan Nasional di Malaysia, dengan basis dukungan kuat dari komunitas Tionghoa.
Dalam pertemuan tersebut, Cak Imin didampingi sejumlah pengurus PKB, di antaranya Ida Fauziyah, Faisol Riza, Muhammad Kadafi, Ais Shofiah Asfar, Nadya Alfi Raihana, Riezal Ilham Pratama, dan Gielbran Muhammad Nur.
Delegasi MCA yang hadir antara lain Dato’ Wong Tat Chee, Dato’ Lee Ban Seng, serta Tee Hooi Ling bersama jajaran lainnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia melalui jalur politik, sekaligus mendorong kolaborasi strategis di berbagai sektor ke depan.
