Ads

Berangkat Haji 2026, Remaja 16 Tahun Gantikan Ayah yang Telah Wafat

Liputanjatim.com – Keberangkatan remaja asal Kota Malang, Haidar Fatta Rizqy Santoso atau Atta (16) ke Tanah Suci pada musim haji 2026 menjadi perhatian. Lantaran ia menggantikan almarhum ayahnya, Dwi Santosa, yang wafat tak lama sebelum jadwal keberangkatan.

“Suami saya meninggal tanggal 25 Agustus, kira-kira awal September sudah dapat surat panggilan berangkat haji,” ungkap May Syaroh, ibu dari Atta, melansir MetroTVNews, Selasa (22/4/2026).

Di tengah suasana duka, keluarga segera mengurus pelimpahan porsi haji kepada Atta sebagai anak kedua, mengingat batas waktu pelunasan tahap kedua yang semakin dekat.

“Kayak sama Allah itu dibukakan jalannya, semuanya terasa mudah. Habis foto, malam atau besok paginya namanya sudah berubah menjadi Ata,” tutur May Syaroh.

Keberangkatan Atta turut di dukung dengan adanya perubahan regulasi terkait batas usia minimal calon jemaah haji. Regulasi baru memberi peluang bagi peserta berusia lebih muda.

“Dulu kan minimal 17 tahun, tapi ternyata ada aturan baru bisa 13 tahun. Jadi alhamdulillah langsung bisa berangkat,” kata May Syaroh.

Atta menilai keberangkatannya ke Tanah Suci bukan sekadar ibadah, melainkan bagian dari upaya menunaikan pesan terakhir ayahnya.

Sebagai satu-satunya anak laki-laki, Atta memegang teguh pesan sang ayah yang menjadi landasan dalam mengambil peran di keluarga.

Baca juga: Haru dan Inspiratif! Dua Lansia Kakak Beradik Asal Kota Blitar Jadi Jamaah Haji 2026

“Ayah selalu bilang, kalau Ayah sudah tidak ada, saya harus bisa mengurus semuanya. Harus mandiri di rumah termasuk menggantikan ketika ada panggilan berangkat haji,” tutur Atta.

Menjelang keberangkatan, Atta fokus menjaga stamina sekaligus meningkatkan kesiapan spiritual melalui pembelajaran di pondok pesantren.

“Kalau sore lari-lari, sekitar lima kilometer di kawasan pondok. Kalau soal spiritual dan lain-lain, sudah diajarkan di pondok itu akan menjadi bekal saya,” ungkap Atta.

Di Tanah Suci, tta berencana melaksanakan badal umrah untuk almarhum ayahnya sebagai bentuk bakti dan penghormatan terakhir.

“Pastinya senang bisa berangkat haji, ini kan impian semua orang. Nanti saya juga akan badalkan umroh sebagai kado untuk ayah,” ucap Atta.

Keluarga Atta diketahui telah mendaftar haji sejak 2011 dan menjalani masa tunggu panjang, yang sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.

Keberangkatan tahun ini menjadi jawaban atas penantian tersebut, meski tetap berselimut duka atas kepergian sang ayah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru