Ads

Haru dan Inspiratif! Dua Lansia Kakak Beradik Asal Kota Blitar Jadi Jamaah Haji 2026

Liputanjatim.com – Dua bersaudara berusia lanjut, Damanuri (83) dan Slamet Azali (86), tercatat sebagai jamaah haji tertua asal Kota Blitar tahun ini. Mereka yang merupakan warga Sukorejo, Kota Blitar, yang akan berangkat ke Tanah Suci secara bersamaan dalam satu kloter.

Damanuri mengungkapkan bahwa awalnya ia berniat menunaikan ibadah haji bersama sang istri. Namun, perjalanan hidup berkata berbeda sehingga ia harus berangkat tanpa pendampingnya.

“Rencananya dulu berangkat sama istri, tapi istri saya meninggal. Padahal dari dulu sudah punya niat ibadah sama-sama. Setiap hari saya sholat berjamaah sama istri saya karena memang niatnya ibadah sama-sama. Sekarang perasaan saya ya harus sabar,” ungkap Damanhuri dengan berkaca-kaca.

Di tengah perubahan rencana, ia tetap bersyukur karena dapat menunaikan ibadah haji bersama sang kakak.

“Alhamdulillah, sekarang saya berangkat sama kakak saya,” imbuhnya.

Slamet Azali, sang kakak, memiliki kisah panjang sebelum akhirnya bisa berangkat haji. Ia mendaftar pada 2017, namun harus menunggu lebih lama akibat pandemi Covid-19.

Meskipun usianya telah menginjak 80 tahun saat itu, Slamet belum termasuk dalam prioritas jemaah lansia. Harapan itu baru terbuka pada Desember 2025, ketika ia menerima kabar akan berangkat pada musim haji 2026.

Di tengah kabar tersebut, ia juga harus menghadapi kondisi kesehatan usai menjalani operasi prostat, bahkan sempat merasa kaget karena belum memiliki kesiapan finansial yang matang.

“Saya ini petani. Jadi waktu ada panggilan, saya agak terkejut, belum siap pelunasan. Tapi ya nekat, akhirnya bisa melunasi,” akunya. 

Bagi Slamet, keberangkatan ke Tanah Suci bukanlah proses yang instan. Ia mengandalkan hasil bertani untuk mengumpulkan biaya hingga bisa mendaftar pada 2017. Penantian bertahun-tahun akhirnya berbuah hasil dengan datangnya kesempatan berangkat.

Baca juga: 83% Jemaah Haji 2026 Kategori Risiko Tinggi, DPR RI Minta Pengawasan Khusus

“Dari hasil panen sedikit-sedikit dikumpulkan. Daftar tahun 2017,” tambahnya.

Walaupun tidak lagi muda, mereka tetap serius mempersiapkan diri. Slamet, mengandalkan pekerjaan di sawah untuk menjaga kondisi fisik, sementara Damanhuri rutin berolahraga ringan melalui jalan kaki setiap pagi.

“Persiapan ya menjaga kesehatan, bawa obat-obatan, juga jamu yang biasa diminum,” ujar Slamet.

Baginya, aktivitas di sawah sudah menjadi kebiasaan yang tak terpisahkan dari hidupnya. Sekaligus sarana untuk menjaga stamina dan kekuatan fisik.

“Olahraganya ya kerja di sawah, pakai pacul. Sudah biasa,” ujarnya.

Sebagai bentuk kesiapan, ia juga mengikuti pemeriksaan kesehatan secara lengkap.

Sementara itu, Damanhuri mengandalkan kebiasaan berjalan kaki setiap pagi usai salat Subuh untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar.

“Setiap pagi jalan kaki kurang lebih satu kilometer,” jelasnya.

Perjalanan hidup keduanya mencerminkan keteguhan dan keimanan yang tidak pudar oleh usia.

Mereka tergabung dalam kloter yang sama dan dijadwalkan masuk asrama haji pada 16 Mei 2026 sebelum berangkat ke Tanah Suci pada 18 Mei 2026. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru