Antisipasi Longsor, Dewan Minta Pemkot Surabaya Bangun Turap di Kali Tebu

0
456
ilustrasi

Surabaya, liputanjatim.com – Komisi C DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk membangun turap atau plengsengan di senjang Kali Tebu Kelurahan Tanah Kalikending Kecamatan Kenjeran. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya longsor.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya Camelia Habibah, Rabu (27/12/2017) mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga setempat kalau ada longsor di dekat jembatan Sungai Kali Tebu. Untuk itu, ia meminta agar plengsengan di Kali Tebu menjadi program prioritas pada 2018. “Mumpung anggaran belanja 2018 belum dimulai dan plot anggaran belum ditentukan,” katanya.

Pemasangan plengsengan menjadi kewajiban Pemkot Surabaya agar tidak terjadi longsor di kawasan tersebut. “Kami sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum terkait pemasangan plengsengan di Kalitebu dan ternyata pada 2017 tidak ada anggarannya,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan jika dekat jembatan juga sudah pernah  terjadi longsor dan di sepanjang Kali Tebu juga terdapat beberapa sekolah yang tentu banyak dilewati anak-anak. “Saya yakin akan ada longsor lagi, karena kami sudah cek, pemkot hanya melakukan penanganan longsor itu hanya sementara,” katanya.

Salah seorang warga RW 3 Tanah Merah Kelurahan Tanah Kalikedinding, Budi Buceng menyayangkan sungai Kalitebu dengan lebar 21 meter dan panjang 1.505 meter yang memanjang di kampungnya tidak memiliki plengsengan.

Kondisinya, lanjut dia, sungai tersebut hanya berjarak lima meter dari permukiman dan akhir-akhir ini sering dilakukan pengerukan dengan alat berat. Ia khawatir akan menimbulkan longsor dan membahayakan warga dan pengendara lalu lintas yang biasa melintas di kampung mereka.

Terlebih lagi, kata Budi, di daerah tersebut sudah dua kali terjadi jalan ambrol akibat tergerus aliran sungai “Sudah dua kali jalan ambrol. Tepatnya di depan SDN Tanah Kalikedinding. Itu efek pengerukan dan memang sungainya tidak ada plengsengannya,” kata Budi yang juga penasihat Komunitas Peduli Kalitebu.[yc]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini