Ads

Hari Fraksi PKB Jatim Soroti Jalan Rusak hingga Dugaan Kriminalisasi Nelayan

Liputanjatim.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur menggelar kegiatan Hari Fraksi pada Jumat (8/5/2026).

Dalam agenda tersebut, Fraksi PKB membuka ruang aspirasi masyarakat melalui siaran langsung TikTok yang di ikuti warga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Sejumlah persoalan di sampaikan masyarakat dalam forum daring tersebut. Mulai dari jalan berlubang di sepanjang jalur nasional di Madura, dugaan kriminalisasi nelayan di Kabupaten Pamekasan, polemik MinyaKita hingga kerusakan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Multazamudz Dzikri atau Azam, mengatakan Hari Fraksi menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara langsung kepada wakil rakyat.

“Melalui Hari Fraksi ini, kami ingin memastikan suara masyarakat bisa didengar secara langsung tanpa sekat. Banyak aduan yang masuk melalui live TikTok, terutama terkait infrastruktur jalan, MinyaKita dan persoalan masyarakat pesisir,” ujar Azam kepada Liputanjatim, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, salah satu keluhan yang paling banyak di sampaikan warga yakni kondisi jalan nasional di wilayah Madura yang banyak berlubang dan membahayakan pengguna jalan.

“Kami menerima banyak laporan terkait jalan berlubang di sepanjang jalur nasional Madura. Ini tentu menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan Fraksi PKB akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pihak terkait agar persoalan jalan rusak tersebut segera mendapat penanganan.

Baca juga: Nur Faizin Desak Pengusutan Tuntas Kekerasan Oknum TNI terhadap Pedagang Kelontong

Selain persoalan infrastruktur, kata Multazamudz, masyarakat juga mengadukan dugaan kriminalisasi terhadap nelayan di Pamekasan.

Ia menilai persoalan tersebut perlu pengkajian secara objektif agar tidak merugikan masyarakat kecil.

“Nelayan adalah kelompok masyarakat yang harus mendapat perlindungan. Jika ada dugaan kriminalisasi, tentu harus dilihat secara adil dan transparan agar tidak ada pihak yang dirugikan. Kami juga langsung menghubungi Fraksi PKB setempat,” ucapnya.

Tak hanya itu, kerusakan jalan di sejumlah titik di Kabupaten Sidoarjo juga menjadi perhatian dalam agenda Hari Fraksi tersebut.

Warga meminta adanya percepatan perbaikan karena kondisi jalan di nilai mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Multazamudz menambahkan seluruh aspirasi yang masuk akan di catat dan ditindaklanjuti melalui mekanisme di DPRD Jawa Timur.

“Semua masukan masyarakat kami inventarisasi untuk kemudian di perjuangkan melalui fungsi pengawasan maupun koordinasi dengan instansi terkait. Hari Fraksi ini bukan sekadar seremonial, tetapi upaya menyerap persoalan riil di tengah masyarakat,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru