Ads

Komitmen Hijaukan Bumi, Perempuan Bangsa Tanam Ribuan Bibit Pohon

Liputanjatim.com – Badan Otonom (Banom) PKB, Perempuan Bangsa bersama Fatayat NU memperingati hari lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU dengan menggelar aksi tanam pohon bertajuk “Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon”.

Aksi kepedulian lingkungan tersebut melibatkan ribuan anggota Perempuan Bangsa dan Fatayat NU. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid di kawasan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026).

Hasanuddin secara langsung memberangkatkan Fun Walk sebagai tanda dimulainya gerakan perempuan peduli lingkungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kembali menyatu dengan alam melalui gerakan menanam pohon sebagai investasi masa depan generasi mendatang.

“Kita ingin kembali ke alam dan lingkungan. Pada momentum kelahiran ini, kita menanam pohon. Satu pohon sangat berguna bagi kehidupan anak-anak kita ke depan,” ujar Hasanuddin Wahid.

Menurutnya, gerakan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang membawa ribuan bibit pohon untuk ditanam di sejumlah titik di wilayah Malang Raya. Penanaman difokuskan pada daerah rawan longsor dan banjir sebagai bentuk mitigasi bencana sekaligus upaya penghijauan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Perempuan Bangsa Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, menegaskan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian bumi. Oleh karena itu, gerakan ini diharapkan menjadi kampanye nasional yang melibatkan perempuan di berbagai daerah.

“Perempuan punya tanggung jawab moral untuk menyelamatkan bumi. Karena itu tema ‘Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon’ menjadi gerakan nasional Perempuan Bangsa yang akan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia,” jelas Hikmah.

Ia mengungkapkan, sekitar 2.500 bibit pohon disiapkan dalam kegiatan tersebut. Sekitar 10 persen di antaranya akan ditanam di daerah kritis sesuai rekomendasi kementerian terkait, sementara sisanya dibagikan kepada peserta untuk ditanam di wilayah masing-masing.

Menariknya, sebagian besar bibit yang dibagikan merupakan tanaman buah sesuai permintaan masyarakat. Selain memberikan manfaat lingkungan, tanaman buah juga diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.

Diketahui, kegiatan ini juga dihadiri kader Perempuan Bangsa dari berbagai daerah seperti Tuban, Tulungagung, Lumajang, Blitar, Pasuruan, serta Malang Raya. Antusiasme peserta terlihat tinggi, tercermin dari jumlah kehadiran yang mencapai ribuan orang, menunjukkan kuatnya kepedulian terhadap isu lingkungan.

Selain itu, bantuan bibit pohon juga disalurkan kepada kelompok tani hutan di wilayah Singosari, khususnya Desa Gunungrejo, sebagai bagian dari upaya penghijauan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara Perempuan Bangsa dan Fatayat NU Kabupaten Malang, gerakan “Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon” kami harapkan menjadi langkah nyata perempuan Indonesia dalam menjaga lingkungan sekaligus mewariskan bumi yang lebih hijau dan lestari bagi generasi mendatang,” pungkas Hikmah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru