Liputanjatim.com – Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Muhammad Ashari, mengajak generasi muda untuk lebih produktif, memahami, serta bersikap kritis terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, terutama di tengah derasnya arus perubahan zaman saat ini.
Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ashari menyoroti adanya “lompatan zaman” yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat.
“Saat ini terjadi lompatan zaman, di mana arus informasi begitu deras dan perubahan terjadi sangat cepat. Anak muda harus mampu beradaptasi sekaligus tetap kritis dalam menyikapinya,” ujarnya.
Wakil Sekretaris IKA PMII Jatim ini menegaskan, generasi muda tidak boleh hanya menjadi konsumen informasi, tetapi harus mampu memilah, memahami, dan bahkan memproduksi gagasan yang konstruktif bagi masyarakat.
Menurutnya, peran organisasi seperti PMII sangat penting dalam membentuk karakter kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen kebangsaan.
“Momentum Harlah PMII ini harus menjadi refleksi bagi kita semua, khususnya anak muda, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, produktif dalam berkarya, serta peka terhadap berbagai persoalan bangsa,” tambahnya.
Ashari juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kritis di tengah derasnya arus digitalisasi, agar generasi muda tidak mudah terjebak pada informasi yang menyesatkan.
“Produktif, paham isu, dan kritis adalah kunci agar generasi muda bisa tetap relevan dan memberi kontribusi nyata di tengah perubahan zaman,” tegasnya.
“Tangan terkepal dan maju ke muka, salam pergerakan,” pungkasnya.
