Liputanjatim.com – Jawa Timur tidak hanya dikenal memiliki destinasi alam dan kuliner yang beragam, tetapi juga kaya akan tradisi budaya yang dikemas melalui berbagai festival tahunan.
Sejumlah festival di berbagai daerah menjadi daya tarik wisata karena menampilkan kekayaan seni, adat, hingga tradisi masyarakat setempat.
Berikut beberapa festival di Jawa Timur yang wajib dikunjungi wisatawan.
Gandrung Sewu Banyuwangi
Festival Gandrung Sewu menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Jawa Timur. Festival yang digelar di kawasan Pantai Boom, Banyuwangi itu menampilkan ribuan penari gandrung yang menari secara kolosal di tepi pantai.

Setiap tahun, pertunjukan tersebut mengangkat tema berbeda yang menceritakan sejarah maupun budaya masyarakat Banyuwangi. Festival ini juga kerap menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Yadnya Kasada Gunung Bromo
Tradisi Yadnya Kasada merupakan ritual adat masyarakat Tengger yang di gelar di kawasan Gunung Bromo. Dalam tradisi tersebut, masyarakat membawa hasil bumi dan sesaji untuk dilarung ke kawah Bromo sebagai bentuk rasa syukur.

Festival ini biasanya berlangsung pada dini hari dan menjadi daya tarik wisata karena memadukan unsur budaya, spiritual, dan panorama alam pegunungan.
Jember Fashion Carnaval
Kabupaten Jember memiliki festival berskala internasional yakni Jember Fashion Carnaval (JFC). Festival tersebut menampilkan parade kostum kreatif dengan konsep karnaval jalanan yang megah.

Ribuan peserta biasanya tampil dengan kostum bertema budaya nusantara hingga internasional. Festival ini juga menjadi salah satu ikon wisata kreatif Jawa Timur.
Karapan Sapi Madura
Karapan sapi menjadi tradisi khas masyarakat Madura yang rutin di gelar sebagai festival budaya dan olahraga tradisional. Dalam perlombaan tersebut, sepasang sapi berlomba menarik kereta kayu kecil yang dikendalikan joki.

Karapan sapi biasanya di iringi musik tradisional dan berbagai atraksi budaya lainnya sehingga menarik minat wisatawan.
Reog Ponorogo
Festival Nasional Reog Ponorogo menjadi agenda budaya tahunan yang menampilkan pertunjukan reog dari berbagai daerah. Festival tersebut identik dengan penampilan dadak merak berukuran besar dan atraksi seni tradisional khas Ponorogo.

Selain pertunjukan seni, festival ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro yang rutin di gelar setiap tahun.
Surabaya Vaganza
Surabaya Vaganza merupakan festival tahunan yang di gelar Pemerintah Kota Surabaya untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Festival ini identik dengan parade kendaraan hias, pertunjukan seni budaya, hingga iring-iringan kostum unik yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Surabaya.

Acara tersebut biasanya di ikuti berbagai komunitas, instansi, pelajar, hingga pelaku seni dengan mengusung tema tertentu setiap tahunnya. Kendaraan peserta di hias dengan ornamen bunga dan dekorasi kreatif sehingga menjadi daya tarik masyarakat dan wisatawan.
Berbagai festival tersebut menjadi bukti bahwa Jawa Timur memiliki kekayaan budaya yang beragam dan terus di lestarikan. Selain menjadi hiburan, festival-festival itu juga mampu mendukung sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat daerah.
