Ads

Ahmad Jauhar Fikri, Kandidat Termuda Bursa Ketua DPC PKB Lamongan

Liputanjatim.com – Bursa calon Ketua DPC PKB Lamongan mulai mengerucut. Di antara sejumlah nama yang masuk dalam kontestasi, sosok Ahmad Jauhar Fikri atau yang akrab disapa Saleho mulai mencuri perhatian.

Sebelumnya, nama A Jauhar Fikri masih terbilang samar dalam bursa calon Ketua DPC PKB Lamongan. Namun belakangan, pria muda asal Sugio itu mulai santer disebut sebagai salah satu calon kuat untuk menduduki kursi pimpinan DPC PKB Lamongan.

Kehadiran Saleho terbilang mengejutkan. Di usianya yang baru 33 tahun, ia menjadi kandidat termuda dalam bursa Ketua DPC PKB, bahkan disebut sebagai yang termuda di Jawa Timur.

Di Lamongan sendiri, komposisi calon diisi sejumlah nama senior seperti Ketua DPC PKB Lamongan Haji Ghofur, Ketua DPRD Lamongan M Fredy Wahyudi, dan Ketua Bapemperda DPRD Lamongan Suherman. Meski bersaing dengan tokoh-tokoh berpengalaman, peluang Saleho dinilai tetap terbuka lebar, terutama dengan besarnya potensi pemilih muda di Lamongan.

Berangkat dari Dunia Aktivisme

Perjalanan Ahmad Jauhar Fikri di dunia politik tidak berlangsung instan. Sebelum masuk dalam struktur partai, ia lebih dahulu berproses melalui jalur aktivisme kampus.

Pemuda kelahiran Sugio itu mulai dikenal saat aktif di IAIN Sunan Ampel Surabaya, yang kini menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya, pada 2011 silam. Dari ruang organisasi PMII, Saleho menempa diri dan membangun spektrum gerak aktivismenya.

Pada 2014, dirinya dipercaya menjadi Ketua Cabang PMII Surabaya Selatan. Dalam masa kepemimpinannya, Saleho yang dikenal kerap membawa buku Tan Malaka disebut berhasil melahirkan sejumlah program pengembangan organisasi di tubuh PMII Surabaya Selatan.

Pasca memimpin PMII, langkahnya berlanjut ke DPW PKB Jawa Timur. Di sana, ia mulai dari membantu kesekretariatan hingga mengawal berbagai kebijakan pimpinan DPW PKB Jatim.

Meniti Karier Politik dari Jatim ke Jakarta

Karier Saleho terus berkembang. Pada 2019, ia mendapat ruang berproses di Jakarta dengan tugas yang masih berkaitan dengan pengawalan kebijakan partai, namun dalam skala nasional.

Pekerjaannya disebut tidak jauh berbeda saat masih di DPW PKB Jatim, hanya saja cakupannya lebih luas karena menyangkut berbagai kebijakan partai di seluruh Indonesia.

Momentum penting kembali datang pada Muswil DPW PKB Jawa Timur 2025. Dalam kepengurusan baru di bawah Gus Halim dan Multazamudz Dzikri, Saleho dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur.

Jabatan tersebut menjadi salah satu penanda bahwa kiprahnya di tubuh partai terus mendapat ruang.

Ikuti Seluruh Tahapan Muscab dan UKK

Dalam helatan Muscab DPC PKB Lamongan, Ahmad Jauhar Fikri akhirnya masuk sebagai salah satu kandidat calon ketua. Bersanding dengan nama-nama besar tidak membuat langkahnya surut.

Seluruh proses telah dilalui, mulai dari Muscab yang mengangkat namanya sebagai salah satu kandidat, UKK tahap pertama di Malang, hingga UKK yang diselenggarakan DPP PKB.

Kini, seluruh hasil akhir menunggu keputusan DPP PKB sebagai mahkamah tertinggi partai.

Pemilik tagline “Berjuang hingga Tuntas” itu menegaskan komitmennya terhadap seluruh keputusan partai.

“Saya sudah mengikuti seluruh rangkaian Muscab hingga UKK tahap kedua. Selebihnya, siapapun yang jadi harus dihormati bersama. Sebab, ini adalah keputusan tertinggi partai dan tidak bisa diganggu gugat,” ujarnya.

Munculnya Saleho sebagai kandidat termuda dinilai menjadi sinyal penting bahwa PKB memberi ruang bagi sosok baru. Selain itu, peluang generasi muda untuk tampil dalam panggung politik, khususnya di tubuh PKB Lamongan, disebut semakin terbuka lebar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru