Liputanjatim.com – Proses daftar ulang mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di sejumlah perguruan tinggi negeri di Kota Malang telah berakhir.
Meski demikian, ratusan calon mahasiswa tercatat tidak melanjutkan tahapan registrasi ulang.
Berdasarkan data dari tiga perguruan tinggi negeri di Malang. Sebanyak 457 calon mahasiswa baru memilih tidak melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos melalui jalur SNBP 2026.
Rinciannya, yaitu sebagai berikut:
214 orang dari Universitas Negeri Malang
193 orang dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
50 orang dari Universitas Brawijaya
Calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang jalur SNBP 2026 di pastikan masuk dalam daftar hitam sesuai ketentuan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Akibatnya, mereka tidak di perbolehkan mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun seleksi mandiri di perguruan tinggi negeri pada tahun ini.
Penerapan kebijakan tersebut sebagai bentuk komitmen dan konsekuensi bagi peserta yang telah di nyatakan lolos melalui jalur prestasi. Namun memilih tidak melanjutkan proses registrasi ulang.
Jumlah calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang jalur SNBP 2026 diperkirakan masih dapat bertambah.
Pasalnya, proses registrasi ulang di Politeknik Negeri Malang (Polinema) masih berlangsung hingga 7 Mei dan belum ada informasi terbaru terkait hal tersebut.
Dari total 5.374 peserta yang dinyatakan lolos SNBP di Polinema, baru 1.046 calon mahasiswa yang telah menyelesaikan daftar ulang. Sementara sisanya masih belum menuntaskan proses registrasi.
Beragam alasan melatarbelakangi keputusan calon mahasiswa yang tidak melanjutkan daftar ulang jalur SNBP 2026. Sebagian di antaranya memilih melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi swasta maupun sekolah kedinasan.
Selain itu, ada pula calon mahasiswa yang memiliki pertimbangan pribadi. Sehingga memutuskan tidak mengambil kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP.
