PDIP Surabaya Ajak Masyarakat Jadikan Imlek Momentum Merawat Kebhinekaan

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono

Liputanjatim.com – Momentum Tahun Baru Imlek 2572 yang jatuh pada hari Jumat (12/2/2021) disambut gembira oleh DPC PDIP Surabaya. Selain itu, harapan juga disemaikan pada Tahun Kerbau Logam ini agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

“Selamat Tahun Baru Imlek. Gong Xi Fat Cai. Semoga kesehatan, umur panjang, kedamaian dan kemakmuran selalu menyertai perjalanan kita di Tahun Kerbau Logam ini. Terutama agar kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik. Semoga pandemi segera berlalu,” kata Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.

(Baca Juga: https://www.liputanjatim.com/tukang-palak-sopir-truk-di-lumajang-dapat-hadiah-timah-panas/)

Adi juga mengajak seluruh warga Tionghoa yang merayakan Tahun Baru Imlek untuk terus memperkuat kerja gotong royong dalam membawa Surabaya dan Indonesia semakin baik dari hari ke hari.

“Mari menjadikan Tahun Baru Imlek sebagai momentum untuk terus merawat komitmen kebhinekaan, komitmen keindonesiaan, yang ujungnya adalah kerja bersama menghadapi semua tantangan bangsa, termasuk yang paling krusial adalah pandemi Covid-19,” tambahnya.

Komitmen keindonesiaan itu pula, menurut Adi, yang melandasi berbagai gerak langkah kader PDIP. Adi lalu menyebut peran Soekarno pada tahun 1946/1947 menjadikan tiga hari besar masyarakat Tionghoa, termasuk Imlek sebagai hari libur resmi. Namun, di era Orde Baru, seluruh ekspresi kebudayaan masyarakat Tionghoa dilarang.

Lalu pada 17 Januari 2000, Presiden Abdurrahman Wahid memiliki peran terhadap warga Tionghoa. Yakni dengan mengeluarkan intruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2000 yang mencabut Inpres No 14/1967 yang dibuat oleh Soeharto tentang Agama, kepercayaan dan adat istiadat China. Sehingga masyarakat Tionghoa kembali dapat merayakan Imlek di ruang publik.

“Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden ke-5 RI kemudian menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional pada 2003. Dalam berbagai kesempatan, Ibu Megawati tidak pernah lelah berpesan untuk menjadikan Indonesia sebagai taman sari kehidupan kebangsaan yang indah, dengan persaudaraan seluruh anak bangsa,” pungkasnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here