Daerah

Warga Gresik Resah, Suara Gemuruh dan Bau Menyengat Diduga dari Petrokimia

Oleh Pamela • 05 Juni 2026, 15:40 WIB • 2 menit baca • 10 dibaca
Ringkasan Artikel

Liputanjatim.com – Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dibuat resah oleh suara dentuman dan gemuruh yang terdengar cukup keras pada Rabu malam (3/6/2026). Selain kebisingan, sejumlah warga juga mengaku mencium aroma menyengat yang diduga berasal dari…

Add on Google đź’¬

Liputanjatim.com – Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dibuat resah oleh suara dentuman dan gemuruh yang terdengar cukup keras pada Rabu malam (3/6/2026).

Selain kebisingan, sejumlah warga juga mengaku mencium aroma menyengat yang diduga berasal dari amoniak.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan karena suara terus terdengar selama beberapa waktu tanpa diketahui sumber pastinya.

Warga setempat, Jadi Sutrisno, mengaku sedang berada di dalam rumah saat suara gemuruh itu pertama kali terdengar. Menurutnya, bunyi tersebut menyerupai deru mesin pesawat dan terdengar cukup keras.

“Awalnya saya lagi santai nonton TV, tiba-tiba terdengar suara keras seperti pesawat lewat. Saya langsung keluar rumah karena kaget dan ingin tahu sumbernya,” kata Sutrisno.

Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah warga di sekitar lokasi juga merasakan hal yang sama. Banyak di antaranya keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan setelah mendengar suara yang tidak biasa tersebut.

Warga lainnya, Yusuf, mengatakan suara gemuruh itu terdengar cukup keras hingga membuat sejumlah anak-anak yang sedang tidur terbangun.

“Anak saya sampai bangun dan takut, tanya suara apa itu. Saya juga bingung, akhirnya ikut keluar rumah,” ungkap Yusuf.

Ia mengatakan suasana di kawasan GKB mendadak ramai karena banyak warga keluar rumah dan saling mencari informasi terkait asal suara yang terdengar tidak lazim tersebut.

Di sejumlah platform media sosial, warga ramai membagikan informasi terkait suara gemuruh dan aroma menyengat yang terjadi pada malam itu. Sebagian unggahan menduga fenomena tersebut berkaitan dengan aktivitas industri di kawasan PT Petrokimia Gresik.

Menanggapi informasi yang beredar, pihak perusahaan melalui Vice President Komunikasi Korporat, Rama Yusron Herbiansyah, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran terkait laporan tersebut.

“Masih kami cek di lapangan oleh tim terkait,” ujar Rama, melansir Surabaya Pagi, Jumat (5/6/2026).

Sampai saat ini, perusahaan belum menyampaikan hasil pengecekan terkait laporan yang beredar di masyarakat.

Penulis

Pamela

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar