Polisi Dalami Kasus Penembakan di Bangkalan, Korban Sebut Pelaku Mengepung dengan 10 Mobil
Liputanjatim.com – Kasus penembakan yang terjadi di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terus didalami oleh pihak kepolisian. Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan satu orang menjadi korban luka tembak, namun juga mengakibatkan dua mobil mengalami kerusakan.
Korban penembakan, Bambang Siswoyo, mengungkapkan bahwa aksi tersebut berlangsung secara brutal. Ia mengatakan sebelum kejadian, dirinya telah dikepung oleh sejumlah kendaraan yang diduga membawa para pelaku.
“Langsung turun semua menembak secara brutal. Di situ kejadian 5 mobil di depan pakai senpi dan lima mobil di belakang pakai senjata tajam,” ucap Bambang, Selasa (28/7/2026).
Menurut Bambang, para pelaku berjumlah puluhan orang dan turun dari sekitar 10 mobil yang mengepung lokasi kejadian.
“Ya sekitar 20, kurang lebih,” imbuhnya.
Akibat aksi tersebut, Bambang mengalami luka tembak di bagian punggung dan kaki. Selain itu, dua mobil miliknya dan keluarganya juga mengalami kerusakan akibat serangan yang dilakukan menggunakan senjata api dan senjata tajam.
Adik korban, Mustofa, mengatakan kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Ia juga telah menjalani pemeriksaan dan memberikan keterangan kepada penyidik Polres Bangkalan.
“Sudah kami laporkan, semuanya sudah saya ceritakan di BAP di Polres,” tuturnya.
Mustofa menjelaskan bahwa akibat kejadian tersebut, dua kendaraan mengalami kerusakan.
“Dua mobil kami rusak, satu mobil saya dan satunya punya kakak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Pidum Polres Bangkalan, Ipda M Nurcahyo, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dan fokus melakukan penangkapan terhadap para pelaku.
“Kami masih dalami. Saat ini kami fokus penangkapan,” pungkasnya.
Sebelumnya, aksi penembakan tersebut bermula setelah adanya dugaan salah paham antara adik korban dan pelaku yang berawal dari teguran terkait masalah parkir mobil.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.