Karhutla Hanguskan 4 Hektare Lahan di Perbukitan Batu Kodok Situbondo, BNPB Dalami Penyebabnya
Liputanjatim SITUBONDO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Perbukitan Batu Kodok, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 4 hektare lahan ilalang yang berada di area perbukitan dengan vegetasi kering.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
“Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Muhari dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, kondisi vegetasi yang kering di kawasan perbukitan menyebabkan api cepat menjalar dan memperluas area yang terbakar.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 4 hektare.
Meski demikian, BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak akibat kejadian tersebut.
“Tidak terdapat korban jiwa maupun laporan warga terdampak akibat kejadian ini,” katanya.
Menindaklanjuti laporan kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait serta melakukan asesmen di lokasi kejadian.
Upaya cepat yang dilakukan petugas berhasil mencegah api meluas ke area lain yang berpotensi terdampak.
Peristiwa ini terjadi di tengah status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Timur yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026.
Status tersebut berlaku mulai 26 Mei hingga 6 Oktober 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau.
BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan yang didominasi vegetasi kering.
Muhari menambahkan, kondisi terkini di lokasi kejadian telah dinyatakan aman setelah proses pemadaman berhasil dilakukan.
“Kondisi terkini, api telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi kejadian dinyatakan terkendali,” pungkasnya.