NasDem Jatim Bantah Isu Politik di Balik Mundurnya Soehadi Mulyono
Liputanjatim.com – DPW Partai NasDem Jawa Timur menegaskan bahwa pengunduran diri Soehadi Moeljono dari jabatan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro tidak berkaitan dengan persoalan politik maupun dinamika internal partai.
Keputusan tersebut diambil semata-mata karena kondisi kesehatan yang mengharuskannya fokus menjalani pemulihan.
Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Lita Machfud Arifin, mengatakan Moeljono selama ini tetap menunjukkan komitmen dan loyalitasnya terhadap Partai NasDem.
Karena itu, berbagai pemberitaan yang mengaitkan pengunduran dirinya dengan isu politik dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Keputusan Kak Mulyono untuk melepaskan jabatan Ketua DPD NasDem Bojonegoro murni karena alasan kesehatan. Beliau baru menjalani pengobatan dan membutuhkan waktu untuk fokus pada proses penyembuhan. Jadi ini bukan persoalan politik maupun adanya perbedaan sikap di internal partai,” ujar Lita, dalam keternagan tertulis, Senin (22/6/2026).
Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian Soehadi selama memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro.
Menurut Lita, di bawah kepemimpinannya berbagai proses konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai di tingkat daerah berjalan dengan baik.
Ia menilai kontribusi Moeljono menjadi bagian penting dalam perjalanan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.
Pengalaman, pemikiran, serta komitmennya telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan partai di daerah tersebut.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya, Partai NasDem tetap memberikan ruang kepada Soehadi Moeljono untuk berkontribusi melalui posisi baru sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai NasDem Kabupaten Bojonegoro.
“Partai memberikan penghargaan atas seluruh pengabdian Kak Mulyono selama ini. Beliau tetap menjadi bagian penting keluarga besar NasDem. Karena itu, beliau akan mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD NasDem Bojonegoro sehingga pengalaman dan gagasannya tetap dapat menjadi referensi bagi pengurus dan kader,” lanjutnya.
Pihaknya memastikan proses revitalisasi dan penyegaran struktur kepengurusan di Kabupaten Bojonegoro akan terus berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan partai dalam menghadapi berbagai agenda politik serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Lita juga mengajak seluruh kader dan pengurus Partai NasDem di Bojonegoro untuk tetap menjaga soliditas organisasi, memperkuat kerja-kerja kerakyatan, dan terus menghadirkan politik yang berpihak kepada masyarakat.
“Yang terpenting saat ini adalah mendoakan agar Kak Mulyono segera pulih dan kembali sehat. NasDem berterima kasih atas seluruh perjuangan beliau dan berharap silaturahmi serta kontribusi beliau kepada partai tetap terus terjalin,” pungkasnya.