Ads

UNMER Malang Dorong Inovasi Fintech untuk Perkuat Ekonomi Pesisir Malang

Liputanjatim.com – Potensi besar sektor perikanan dan ekonomi kreatif di wilayah pesisir Kabupaten Malang kini mendapat sentuhan inovasi digital. Tim dosen Universitas Merdeka (UNMER) Malang melaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, guna memperkuat daya saing pelaku usaha kecil melalui inovasi financial technology (fintech).

Tim pengabdian yang terdiri dari Durratun Nashihah, S.AP., M.AP., Cahya Nova Kurniawan, A.Md., S.ST., M.AB., dan Firnanda Al-Islama Achyuda Putra, S.Kom., M.Kom., melaksanakan kegiatan dengan fokus pada peningkatan kapasitas UMKM dan nelayan pesisir.

Kegiatan ini mencakup pelatihan pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai tambah seperti abon ikan, sambal ikan, dan kerupuk laut. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan teknologi keuangan digital untuk mendukung pengelolaan usaha dan pemasaran daring. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pembuatan konten promosi, desain kemasan, serta penggunaan aplikasi fintech untuk pencatatan keuangan dan transaksi digital secara transparan.

“Tujuan kami adalah agar masyarakat pesisir tidak hanya bergantung pada penjualan hasil tangkapan mentah, tetapi mampu mengolah dan memasarkan produk secara mandiri dengan dukungan teknologi digital,” ujar Ketua Tim Pengabdian, Durratun Nashihah, S.AP., M.AP., Selasa (28/10/2025).

Program ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari pemetaan kebutuhan UMKM pesisir, pelatihan produksi ramah lingkungan, hingga pendampingan langsung dalam penerapan sistem keuangan digital di lapangan.

Kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara Universitas Merdeka Malang, Pemerintah Desa Tambakrejo, serta kelompok nelayan dan UMKM lokal. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan transformasi ekonomi pesisir yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Durratun menambahkan, pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara berkesinambungan melalui pendampingan dan kolaborasi.

“Ketika masyarakat pesisir memiliki pengetahuan, keterampilan, dan akses terhadap teknologi, mereka bisa menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi yang berdaya saing. Inilah wujud nyata kontribusi perguruan tinggi untuk negeri,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,700PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru