Iklan
Daerah

Suara Warga Tolak Toko Miras Menggema di Hari Fraksi PKB, Aspirasi Dikawal hingga Evaluasi Perizinan

Oleh Nisa Ab. 12 dibaca
Add on Google 💬

Sidoarjo – Tokoh agama, kalangan pendidikan, dan masyarakat Desa Sarirogo mendatangi Kantor DPC PKB Sidoarjo pada Jumat (17/7/2026) untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap keberadaan toko minuman keras (miras) di wilayah mereka. Aspirasi tersebut disampaikan dalam momentum Hari Fraksi PKB, dengan harapan operasional toko miras segera ditutup demi menjaga ketenteraman dan kondusivitas lingkungan.

Dalam audiensi tersebut, warga menyampaikan bahwa keberadaan toko miras berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan sosial masyarakat. Kekhawatiran itu semakin besar karena lokasi toko berada di kawasan yang berdekatan dengan sekolah, masjid, serta pusat aktivitas warga. Menurut mereka, kondisi tersebut tidak sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Meski toko tersebut telah mengantongi izin resmi dari pemerintah, masyarakat berpandangan bahwa legalitas administratif belum tentu memiliki legitimasi sosial. Mereka menilai operasional usaha minuman beralkohol tidak selaras dengan nilai budaya, moral, serta kearifan lokal yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Sarirogo.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPC PKB Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, menegaskan bahwa Fraksi PKB akan mengawal penuh aspirasi masyarakat. Menurutnya, suara warga merupakan bagian penting dalam proses penyusunan maupun evaluasi kebijakan publik.

“Aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas. Kami akan mengawal masukan ini dan mendorong agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang berkaitan dengan keberadaan toko minuman beralkohol, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Fraksi PKB Sidoarjo juga menegaskan komitmennya untuk mendorong evaluasi terhadap perizinan usaha minuman beralkohol. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan pemerintah tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mempertimbangkan keamanan, ketertiban, serta kemaslahatan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan daerah.

Melalui penyampaian aspirasi secara langsung di Kantor DPC PKB Sidoarjo, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mendengarkan suara warga dan segera mengambil langkah konkret dalam mengevaluasi keberadaan toko miras di Desa Sarirogo, khususnya yang berada di sekitar fasilitas pendidikan, tempat ibadah, dan ruang publik.

Penulis

Nisa Ab.

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar