Iklan
Daerah

Ketua DPC PKB Sidoarjo Ajak Fatayat NU Jadi Garda Terdepan Menekan Kasus HIV dan ODGJ

Oleh Nisa Ab. 8 dibaca
Add on Google 💬

LIIPUTANJATIM.COM – Ketua DPC PKB Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I., menghadiri Pra Konferensi PAC Fatayat NU Wonoayu yang digelar di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Sabtu (27/6). Kegiatan yang diikuti ratusan kader Fatayat NU se-Kecamatan Wonoayu tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas kader dalam merespons berbagai persoalan sosial yang dihadapi perempuan dan keluarga.

Dalam sambutannya, Rizza Ali Faizin menyoroti meningkatnya berbagai persoalan sosial di Kabupaten Sidoarjo, khususnya tingginya angka kasus HIV dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Menurutnya, Fatayat NU memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di garda terdepan dalam mendampingi keluarga dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Fatayat tidak hanya menjadi organisasi perempuan, tetapi juga benteng pertama dalam menjaga ketahanan keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang sehat. Karena itu, upaya pencegahan HIV maupun gangguan kesehatan jiwa harus dimulai dari lingkungan keluarga,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya peran kader Fatayat NU dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, menghilangkan stigma terhadap penyintas HIV maupun ODGJ, memperkuat pendampingan keluarga, serta membangun sinergi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanganan persoalan sosial.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Rizza Ali Faizin juga menggagas Gerakan Fatayat Peduli Keluarga Sehat, sebuah gerakan berbasis kader yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi kesehatan, deteksi dini persoalan sosial, layanan konseling, kampanye anti-stigma, hingga kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan inklusif.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari ratusan kader Fatayat NU yang hadir. Mereka menilai pendekatan berbasis keluarga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks di tengah masyarakat.

Kegiatan Pra Konferensi PAC Fatayat NU Wonoayu ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus PAC Fatayat NU Wonoayu, MWC NU Wonoayu, Muslimat NU, serta berbagai badan otonom Nahdlatul Ulama di Kecamatan Wonoayu.

Menutup sambutannya, Rizza Ali Faizin mengajak seluruh kader Fatayat NU untuk terus menjadi pelopor perubahan sosial dengan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jika keluarga-keluarga di Sidoarjo sehat, kuat, dan saling peduli, maka kita bukan hanya mampu menekan angka HIV dan ODGJ, tetapi juga sedang membangun fondasi masa depan Kabupaten Sidoarjo yang lebih sehat, tangguh, dan bermartabat. Perubahan besar selalu dimulai dari keluarga yang peduli,” pungkasnya.

Penulis

Nisa Ab.

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar