Daerah

Lepas Sepatu Saat Beraksi, Pencuri Rumah Terkepung Warga di Nganjuk

Oleh hani 09 Maret 2026, 14:52 WIB 2 menit baca 8 dibaca
Ringkasan Artikel

Liputanjatim.com – Seorang pencuri rumah bernasib apes setelah aksinya di wilayah Prambon, Kabupaten Nganjuk, dipergoki pemilik rumah dan berujung dikepung warga. Pelaku tak berkutik saat polisi datang ke lokasi. Pelaku berinisial KH (48), warga Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti,…

Add on Google 💬

Liputanjatim.com – Seorang pencuri rumah bernasib apes setelah aksinya di wilayah Prambon, Kabupaten Nganjuk, dipergoki pemilik rumah dan berujung dikepung warga. Pelaku tak berkutik saat polisi datang ke lokasi.

Pelaku berinisial KH (48), warga Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Ia melakukan pencurian di rumah milik Mundari yang berada di Dusun Watudandang, Desa Watudandang, Kecamatan Prambon.

Kejadian itu berlangsung pada Sabtu malam (7/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Sepulang kerja, korban hendak mandi di kamar mandi yang terletak di luar rumah. Saat berjalan ke arah belakang rumah, korban melihat sepasang sepatu berada di samping rumahnya.

Curiga dengan temuan tersebut, korban kembali masuk ke dalam rumah. Saat itulah ia memergoki seorang pria asing keluar dari kamar sambil membawa tas ransel.

“Saksi (korban) kemudian masuk lagi ke dalam rumah dan mendapati pria tak dikenal (pelaku) keluar dari kamar sambil membawa tas ransel,” ungkap Kapolsek Prambon, Kompol Santoso, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Maling Motor di Gresik Babak Belur Dihajar Massa, Sempat Kabur Lompat ke Truk

Korban langsung menegur pelaku. Pelaku yang ketahuan berusaha kabur dengan keluar dari rumah. Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi kejadian. Sebagian warga lainnya melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.

“Setelah mendapat laporan warga, kami mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku di halaman rumah korban,” sambung Santoso.

Saat diperiksa, tas ransel yang dibawa pelaku berisi barang-barang milik korban. Isinya antara lain satu laptop merek Libera warna hitam, satu laptop merek Acer warna oranye, satu charger laptop, satu jam tangan digital merek Olike warna pink, satu jam tangan digital merek Xiaomi warna hitam, serta dua kotak kemasan jam tangan.

“Pelaku kemudian kami bawa ke kantor untuk kami periksa lebih lanjut,” terang Santoso.

Polisi memastikan pelaku bukan residivis. Ia mengaku baru pertama kali melakukan pencurian dan berniat menjual barang hasil curian untuk memenuhi kebutuhan hidup selama berada di Nganjuk.

“Di Nganjuk, pelaku kerja serabutan. Dia baru kali ini mencuri. Jadi bukan residivis,” pungkas Santoso.

Penulis

hani

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar