Satu Pelaku Perampokan Bersenpi di Driyorejo Ditangkap, Lima Rekannya Diburu Polisi
Liputanjatim.com – Satreskrim Polres Gresik melalui Tim Macan Giri menangkap satu pelaku perampokan bersenjata api yang beraksi di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Dalam aksi tersebut, seorang warga sempat terkena tembakan saat mencoba memberikan pertolongan kepada korban perampokan.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya mengatakan, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lainnya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Kita masih buru pelaku lainnya yang masih DPO,” kata Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya, Senin (25/6/2026).
Pelaku yang telah diamankan diketahui berinisial F. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, polisi berhasil mengidentifikasi dua orang lain yang ikut terlibat dalam aksi tersebut.
Lima pelaku yang kini diburu masing-masing berinisial SA alias R, D, dan tiga orang lain yang disebut merupakan teman dari SA.
“Total DPO ada lima orang, yang dua orang sudah kantongi identitasnya. Yang tiga orang merupakan teman dari salah satu DPO (SA, red),” jelasnya.
Arya menegaskan, pihaknya tidak akan menghentikan pengejaran terhadap para pelaku yang masih melarikan diri. Polisi juga meminta para DPO agar segera menyerahkan diri.
“Untuk para DPO, kita imbau agar segera menyerahkan diri. Kalian bisa lari, tapi bisa bersembunyi. Kita tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur apabila melawan dan mencoba melarikan diri,” tegasnya.
Baca juga: Modus Jadi ART, Wanita Asal Jember Di bekuk Resmob Surabaya
Peristiwa perampokan itu sendiri terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Raya Krikilan, tepatnya di kawasan PT Merak. Saat itu, Junaidatur Rabiah (44), karyawan SPBU Damarasih asal Waru, Sidoarjo, bersama rekannya Hermanto hendak menyetorkan uang ke Bank BRI Karanglo untuk pemesanan BBM.
Dalam perjalanan, keduanya dipepet empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor. Para pelaku kemudian berusaha merebut tas korban yang berisi uang Rp130,9 juta.
Saat korban berteriak meminta tolong, tas tersebut sempat terjatuh hingga uang di dalamnya berserakan di jalan. Seorang warga bernama Ibnu Sandi yang mencoba membantu korban tertembak senjata api milik salah satu pelaku.
Akibat tembakan tersebut, Ibnu Sandi mengalami luka di bagian kaki kanan dan langsung mendapat penanganan medis.