Iklan
Nasional

MBG Disebut Mandat Rakyat, Qodari Tegaskan Program Prabowo Tak Akan Dihentikan

Oleh Abdullaah AT 3 dibaca
Add on Google 💬

Liputanjatim.com – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menegaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan terus menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari janji politik yang telah disampaikan kepada rakyat sebelum Pemilu dan menjadi salah satu alasan utama masyarakat memberikan mandat kepada Prabowo.

Qodari menjelaskan, sejak masa kampanye dua tahun lalu, Prabowo telah memaparkan visi, misi, serta program prioritas yang akan dijalankan jika terpilih sebagai presiden. Salah satu program unggulannya adalah MBG yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Menurutnya, kemenangan Prabowo dalam Pilpres sekaligus menjadi legitimasi publik terhadap berbagai program yang ditawarkan, termasuk MBG. Karena itu, penghentian program tersebut dinilai bertentangan dengan mandat yang telah diberikan rakyat melalui proses demokrasi.

“Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan,” jelasnya, Rabu (17/6/2026).

Qodari menegaskan, MBG lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. Program ini dirancang untuk menjawab persoalan gizi yang masih membayangi sebagian anak dan balita di Indonesia, yang berpotensi memengaruhi kualitas tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Ia mengakui pelaksanaan MBG di lapangan tidak lepas dari berbagai kendala dan tantangan. Namun, menurutnya, hambatan tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah tetap membuka ruang kritik dan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan pelaksanaan program. Evaluasi dan pembenahan tata kelola juga terus dilakukan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara lebih optimal.

“Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya,” ujar Qodari.

Lebih jauh, Qodari menegaskan MBG bukan satu-satunya program strategis yang dijalankan pemerintahan Prabowo. Sejumlah kebijakan lain juga dirancang untuk menjawab persoalan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat.

Ia mencontohkan langkah pemerintah dalam menata ekspor sumber daya alam strategis guna menutup celah kecurangan sekaligus meningkatkan penerimaan negara melalui sistem ekspor satu pintu. Selain itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Sekolah Rakyat (SR).

Menurut Qodari, berbagai kebijakan tersebut merupakan bagian dari agenda besar transformasi nasional yang tengah dijalankan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Karena itu, ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk menuntaskan program-program yang telah dicanangkan selama masa pemerintahannya.

“Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan,” pungkas Qodari.

Penulis

Abdullaah AT

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar