Iklan
Daerah

Labfor Polda Jatim Selidiki Kebakaran Rumah di Surabaya yang Tewaskan Bocah Perempuan

Oleh hani 9 dibaca
Add on Google 💬

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur akan melakukan penyelidikan terkait kebakaran rumah yang menewaskan seorang bocah perempuan di Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada Senin (22/6/2026).

Kapolsek Sawahan, Kompol Muljono, mengatakan dugaan awal yang menyebut kebakaran dipicu oleh obat nyamuk belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum bisa dijadikan dasar kesimpulan.

“(Penyebab karena obat nyamuk) itu hanya katanya saja, tidak bisa dijadikan patokan. Masih dalam penyelidikan untuk penyebab pastinya,” ujar Muljono, Selasa (23/6/2026).

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Untuk mendukung proses tersebut, Tim Labfor Polda Jawa Timur akan turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tim Labfor Polda akan melakukan olah TKP sebagai ahli dari suatu kebakaran,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Petemon Timur, Sawahan, Surabaya mengakibatkan seorang bocah perempuan bernama Kyaranissa Kamila Susetyo (6) meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Laksita Rini, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 10 unit armada setelah menerima laporan dari warga.

Menurut Rini, proses pemadaman sempat terkendala karena akses menuju lokasi cukup sempit. Di sisi lain, api yang membakar lantai dua rumah sudah dalam kondisi membesar saat petugas tiba di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, terdapat dua anak yang menjadi korban. Kyaranissa meninggal dunia karena terjebak di dalam rumah, sedangkan sang kakak, Aldery Ahmad Susetyo (11), berhasil menyelamatkan diri dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar rumah.

“Untuk korban ada 2 orang anak kakak beradik, untuk kakak berhasil keluar dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar,” ujar Rini.

Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidika

Penulis

hani

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar