Iklan
Daerah

BPBD Jatim Pastikan Genangan di Surabaya dan Banyuwangi Sudah Surut

Oleh hani 20 dibaca
Add on Google 💬

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memastikan genangan banjir yang sempat terjadi di wilayah Kota Surabaya dan Kabupaten Banyuwangi telah surut. Banjir yang terjadi di dua daerah tersebut dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah setempat dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan kondisi genangan di kedua wilayah kini telah berangsur normal berdasarkan laporan dari BPBD setempat.

“Siang ini sudah terpantau surut dari laporan teman-teman BPBD Surabaya dan BPBD Banyuwangi,” kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Senin (22/6/2026).

Berdasarkan data BPBD Jawa Timur, banjir di Banyuwangi terjadi di Jalan Candian, Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi. Genangan muncul setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Minggu (21/6/2026) malam.

Curah hujan yang berlangsung cukup lama mengakibatkan debit sungai meningkat hingga meluap ke kawasan permukiman warga sekitar pukul 03.30 WIB. Meski demikian, kondisi genangan kini telah surut sepenuhnya.

Laporan BPBD Jatim menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Saat ini, petugas BPBD Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Banyuwangi masih melakukan pemantauan kondisi sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun.

Sementara itu, di Kota Surabaya, hujan deras yang turun sejak sekitar pukul 03.00 WIB menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Beberapa kecamatan yang terdampak antara lain Benowo, Wonokromo, Sukolilo, Gubeng, Sukomanunggal, Tenggilis Mejoyo, dan Tegalsari.

Ketinggian air saat genangan terjadi dilaporkan berkisar antara 5 hingga 30 sentimeter. Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sebelum akhirnya berangsur surut pada Senin siang.

Dalam upaya penanganan, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mengoperasikan pompa serta melakukan penyedotan air di sejumlah titik genangan. Di saat yang sama, BPBD Kota Surabaya terus memantau perkembangan tinggi muka air hingga kondisi dinyatakan aman.

BPBD Jawa Timur mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir maupun di sekitar aliran sungai.

“Ada peningkatan hujan lokal selama tiga hari terakhir. Kami imbau warga untuk mengecek saluran air pastikan tidak ada benda yang menghambat aliran air ke sungai,” tandasnya.

Penulis

hani

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar