Iklan
Daerah

DPRD Pasuruan Kembangkan “Jawara” untuk Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Oleh Pamela 28 dibaca
Add on Google 💬

Liputanjatim – DPRD Kabupaten Pasuruan terus mengembangkan inovasi pelayanan publik melalui program Jawara (Jagongan Wakil Rakyat) sebagai wadah komunikasi interaktif antara masyarakat dan wakil rakyat.

Program yang telah berjalan sejak 2024 itu menjadi upaya memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus mempermudah masyarakat menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran terkait pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengatakan Jawara dikemas mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan platform digital, seperti YouTube dan Instagram, sehingga jangkauan komunikasi dengan masyarakat menjadi lebih luas.

“Jika biasanya masyarakat yang hadir ke kantor kami, melalui Jawara ini justru kami yang datang langsung di tengah masyarakat untuk menjawab berbagai persoalan yang ada,” ujar Samsul, dalam keterangan tertulis (30/6/2026).

Menurutnya, program tersebut lahir sebagai respons atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD.

Melalui Jawara, masyarakat diberi ruang untuk berdialog secara langsung mengenai berbagai kebijakan daerah maupun persoalan yang dihadapi di lingkungannya.

Pelaksanaan Jawara menggandeng berbagai media di Kabupaten Pasuruan dan melibatkan beragam elemen masyarakat. Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari kesehatan, lingkungan, pendidikan, investasi, hingga ketenagakerjaan.

Program ini dikemas dalam dua format, yakni podcast dan talkshow. Podcast menghadirkan narasumber dari pimpinan maupun anggota DPRD, sedangkan talkshow melibatkan masyarakat sebagai peserta sehingga dapat menyampaikan pertanyaan, kritik, maupun usulan secara langsung.

“Peserta talkshow yang berasal dari berbagai elemen masyarakat bisa menyampaikan keluhan, kritik, saran, maupun pertanyaan secara langsung kepada kami sebagai wakil rakyat,” katanya.

Ia menegaskan, Jawara tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat sesuai kewenangan DPRD.

“Bukan hanya sekadar jagongan, setiap permasalahan kami upayakan ada solusi yang tepat dan terukur sesuai kewenangan yang kami miliki,” tegasnya.

Samsul menambahkan, seluruh aspirasi yang dihimpun melalui Jawara akan menjadi bahan pertimbangan DPRD dalam mengawal kebijakan dan pembangunan di Kabupaten Pasuruan.

“Aspirasi-aspirasi kami serap untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Penulis

Pamela

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar