Iklan
Pemerintahan

Menko Muhaimin Gandeng PNM, Fokus Percepat Pengentasan Kemiskinan

Oleh Pamela 35 dibaca
Add on Google 💬

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar terus memperkuat sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memperluas pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi mempercepat pengentasan kemiskinan.

Menko Muhaimin menegaskan, upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dilakukan melalui perlindungan sosial.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat harus diperkuat agar masyarakat mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kemandirian ekonomi.

“Pemberdayaan harus menjadi jalan utama agar masyarakat mampu berkembang, memperkuat usahanya, meningkatkan pendapatan, dan akhirnya naik kelas secara ekonomi. Karena itu, sinergi semua pihak menjadi sangat penting,” ujar Muhaimin saat menerima audiensi Direktur Utama PNM di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Muhaimin, pemberdayaan menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kemandirian masyarakat sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.

Karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus mendorong kolaborasi lintas sektor.

Sinergi dilakukan bersama kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan ekosistem tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

Muhaimin menilai PNM memiliki posisi strategis dalam penguatan ekosistem tersebut.

PNM dinilai memiliki pengalaman dalam memberikan akses pembiayaan sekaligus pendampingan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan ultra mikro.

Program pembiayaan yang disertai pendampingan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas usaha dinilai dapat membantu masyarakat meningkatkan kemampuan mengelola usaha sekaligus memperkuat daya saing.

“Pemberdayaan masyarakat harus diarahkan agar mereka tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya,” kata Muhaimin.

Karena itu, Muhaimin mendorong agar sinergi Kemenko PM dan PNM terus diperkuat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan masyarakat yang memperoleh akses terhadap pembiayaan produktif.

Selain pembiayaan, masyarakat juga diharapkan mendapatkan pendampingan usaha, peningkatan keterampilan, serta kesempatan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan sekaligus mengurangi angka kemiskinan.

Sementara itu, Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendukung agenda pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada penguatan ekonomi keluarga dan pelaku usaha ultra mikro.

Menurut Kindaris, kolaborasi dengan Kemenko PM akan semakin memperkuat efektivitas program pemberdayaan, terutama dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan dan pengembangan kapasitas usaha.

“PNM berkomitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui dukungan pembiayaan dan pendampingan agar pelaku usaha ultra mikro dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya,” ujar Kindaris.

Pertemuan antara Kemenko PM dan PNM tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah dan BUMN dalam memperluas pemberdayaan masyarakat.

Melalui sinergi yang semakin erat, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan naik kelas secara ekonomi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi membangun masyarakat yang lebih mandiri dan mempercepat terwujudnya Indonesia yang bebas dari kemiskinan.

Penulis

Pamela

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar