Ketua DPRD Jatim Ajak Kader IPNU-IPPNU Jadi Penggerak Solusi Persoalan Lingkungan
Liputanjatim.com – Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf mengajak kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Surabaya untuk mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya isu lingkungan dan persoalan sosial perkotaan.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Dewan (Sowan) bersama kader IPNU-IPPNU Kota Surabaya di Hotel Leedon and Suite, Surabaya, Sabtu (18/7/2026)
Dalam kesempatan itu, Musyafak menilai generasi muda tidak cukup hanya menjadi pengamat, tetapi harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, organisasi pelajar seperti IPNU dan IPPNU merupakan wadah strategis untuk melahirkan pemimpin masa depan sekaligus agen perubahan yang memiliki kepedulian sosial.
Ia juga mendorong para kader untuk menghadirkan berbagai program kreatif yang dekat dengan karakter generasi muda. Pendekatan yang digunakan, menurutnya, harus mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan memberikan dampak nyata.
“Saya besar di lingkungan NU, saya juga pernah menjadi Kader IPNU. Semangat yang kalian rasakan pernah saya alami, berkarya di IPNU-IPPNU adalah wadah paling ideal untuk bisa memberi dampak Sosial Masyarakat. Sembari berproses menjadi Pemimpin Masa Depan,” kata Musyafak.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, DPRD Jawa Timur juga ingin memperkuat komunikasi dengan kalangan pelajar dan organisasi kepemudaan. Dialog yang dibangun diharapkan mampu melahirkan kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan generasi muda dalam mendukung pembangunan yang lebih inklusif serta menjawab berbagai persoalan masyarakat secara inovatif.
Musyafak berharap kader IPNU dan IPPNU tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi pelopor gerakan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Terutama dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan perkotaan,” pungkasnya.