Berita

Tak Ikut Pulang, Dua Jemaah Haji Asal Probolinggo Masih dalam Perawatan di Arab Saudi

Oleh Pamela • 03 Juni 2026, 08:47 WIB • 2 menit baca
Ringkasan Artikel

Di tengah kepulangan jemaah haji ke Indonesia, dua jemaah asal Kabupaten Probolinggo yang masuk Kloter 1 dan 4 masih menjalani perawatan di Arab Saudi.

Di tengah kepulangan jemaah haji ke Indonesia, dua jemaah asal Kabupaten Probolinggo yang masuk Kloter 1 dan 4 masih menjalani perawatan di Arab Saudi.

Petugas haji terus melakukan pendampingan terhadap keduanya, sementara satu jemaah lainnya meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, As’adul Anam, menyebut dua jemaah yang belum bisa pulang itu adalah Abdul Djalal (67 tahun) dari Kloter 1 yang dirawat di RS Al-Noor dan Mohammad Dzikri Muiz (65 tahun) dari Kloter 4 yang dirawat di RS Jeddah.

Keduanya, merupakan jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Probolinggo.

“Kami terus memantau kondisi jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan perwakilan haji Indonesia. Semoga seluruh jemaah yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” ujar Anam, Selasa (2/6/2026).

Menurut Anam, proses pemulangan gelombang pertama telah membawa pulang 1.897 jemaah dan petugas yang tergabung dalam lima kloter.

Angka tersebut baru mencakup 4 persen dari keseluruhan jemaah Debarkasi Surabaya.

“Proses pemulangan jemaah haji pada hari pertama berjalan dengan baik. Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal,” ucap Anam.

Dari sisi ketepatan jadwal penerbangan, tiga kloter tercatat tiba sesuai waktu yang ditentukan, sementara dua kloter lainnya mengalami keterlambatan.

PPIH Debarkasi Surabaya terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas bandara guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

Anam menegaskan PPIH Debarkasi Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada seluruh jemaah haji selama proses pemulangan berlangsung di Asrama Haji Surabaya.

“Petugas terus berupaya memberikan pelayanan optimal mulai dari kedatangan di bandara hingga penerimaan jemaah di Asrama Haji Kelas I Surabaya, sehingga jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujarnya. 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar