Daerah

BBPJN Bangun Ulang Total Jembatan Gondang I Tulungagung, Anggaran Capai Rp9,2 Miliar

Oleh Haris 03 Juni 2026, 10:46 WIB 2 menit baca 9 dibaca
Ringkasan Artikel

BBPJN menargetkan jembatan baru nantinya memiliki usia layanan hingga 50 tahun. Sementara untuk batas tonase kendaraan yang dapat melintas akan ditentukan setelah dilakukan kajian teknis lanjutan pasca pembangunan selesai.

Add on Google 💬

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) memulai pembangunan ulang Jembatan Gondang I di Kabupaten Tulungagung. Jembatan yang telah berusia lebih dari 50 tahun tersebut akan dibongkar total dan dibangun kembali dengan struktur baru yang lebih kuat.

Pembangunan ulang dilakukan karena kondisi jembatan dinilai sudah tidak layak dan mengalami kerusakan serius pada sejumlah bagian konstruksi.

Pengawas Lapangan BBPJN Jatim-Bali, Osky Ardianto, mengatakan pihaknya telah melakukan kajian teknis terhadap kondisi Jembatan Gondang I sejak dua tahun terakhir.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, kondisi jembatan mengalami korosi dan masuk kategori kritis sehingga harus segera direvitalisasi.

“Dari hasil kajian kondisi jembatan memang sudah krisis dan statusnya merah,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Osky, keputusan yang diambil bukan sekadar perbaikan sebagian, melainkan pembongkaran total seluruh struktur jembatan mulai dari pondasi hingga bagian atas untuk kemudian dibangun kembali dengan konstruksi baru.

Ia menambahkan, usia jembatan yang sudah tua serta minimnya perbaikan dalam kurun waktu panjang menjadi pertimbangan utama dilaksanakannya revitalisasi.

“Kami was-was dengan kondisi jembatan. Makanya diputuskan untuk dilakukan perbaikan,” terangnya.

Untuk proyek pembangunan ulang tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meski seluruh struktur akan diperbarui, desain jembatan tetap mengacu pada bentuk lama dengan panjang sekitar 22 meter.

“Design jembatan tetap mengacu design lama. Hanya struktur jembatan yang kami buat baru dan diperkuat,” jelasnya.

Tahapan pekerjaan diawali dengan pembongkaran struktur eksisting, termasuk pondasi dan abutment. Selanjutnya akan dilakukan pemasangan pondasi baru menggunakan metode strauss pile sebagai penguat konstruksi.

Dalam proses pembangunan kembali tersebut, BBPJN juga akan memasang empat pilar baru guna meningkatkan daya dukung jembatan.

“Proses pembongkaran struktur membutuhkan waktu sekitar satu minggu,” paparnya.

BBPJN menargetkan jembatan baru nantinya memiliki usia layanan hingga 50 tahun. Sementara untuk batas tonase kendaraan yang dapat melintas akan ditentukan setelah dilakukan kajian teknis lanjutan pasca pembangunan selesai.

“Jembatan yang baru diperbaiki ini mampu bertahan sampai 50 tahun,” pungkasnya.

Pembangunan ulang Jembatan Gondang I diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran konektivitas transportasi di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.

 
 
Penulis

Haris

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar