Liputanjatim.com – Penguatan kemampuan komunikasi publik di lingkungan Humas Polda Jatim terus menjadi perhatian seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi kepolisian yang cepat, akurat, dan terpercaya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengapresiasi seluruh peserta, panitia, dan narasumber yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan pelatihan. Para peserta kegiatan pelatihan tersebut adalah para Kasi Humas Polres jajaran Polda Jatim serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Satker Polda Jatim.
Menurutnya, pelatihan selama dua hari ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Humas Polri. Hal itu diharapkan agar Humas Polri mampu menjadi komunikator publik yang kredibel, adaptif, dan responsif di tengah perkembangan arus informasi yang sangat cepat.
“Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini, saya meyakini para peserta telah mendapatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang lebih baik dalam hal public speaking. Baik dalam penyampaian informasi, penguatan narasi, maupun mengelola komunikasi publik secara profesional,” kata Abast, Rabu (29/4/2026).
Abast menjelaskan bahwa fungsi humas kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seiring pesatnya perkembangan media digital dan arus informasi yang sangat cepat.
Karena itu, personel humas dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus tepat, terukur, dan bertanggung jawab.
baca juga: P3GI Jadi Tuan Rumah IKAGI 2026, Perkuat Strategi Nasional Menuju Swasembada Gula
Ia menegaskan pentingnya penguasaan materi dan data sebelum menyampaikan informasi kepada publik. Selain itu, penggunaan bahasa yang jelas juga sangat penting agar tidak menimbulkan multitafsir.
“Kita bangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang jujur dan transparan, serta menjaga etika dan profesionalisme saat berhadapan dengan media maupun masyarakat,” imbuhnya.
Abast juga berharap seluruh ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di masing-masing satuan kerja.
“Jadilah Humas Polri yang mampu menjadi jembatan informasi antara institusi dan masyarakat, sekaligus menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap Polri. Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan jajaran humas Polda Jatim semakin siap menghadapi tantangan komunikasi modern serta mampu menyampaikan informasi kepolisian secara profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat,” tutupnya.
