Iklan
Pemerintahan

Gus Halim Ajak Warga Sooko Perkokoh Persatuan Bangsa Melalui Pengamalan Empat Pilar MPR RI

Oleh Haris 11 dibaca
Add on Google 💬

Liputanjatim.com – Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII, Prof. Dr. (H.C.) H. Abdul Halim Iskandar, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada 21 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen warga yang antusias mengikuti dialog kebangsaan.

Mengusung semangat memperkuat nilai-nilai kebangsaan, sosialisasi diawali dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar agar Indonesia senantiasa diberikan persatuan, keamanan, dan keberkahan. Suasana berlangsung hangat dengan peserta yang aktif mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi.

Dalam paparannya, Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan empat pilar kehidupan berbangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi Empat Pilar sendiri merupakan salah satu tugas konstitusional MPR RI untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Halim tersebut, tantangan bangsa saat ini bukan hanya persoalan ekonomi maupun pembangunan, tetapi juga menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi, perkembangan teknologi, serta meningkatnya dinamika sosial di masyarakat.

Ia menilai masyarakat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam merawat persaudaraan, menguatkan semangat gotong royong, menghormati perbedaan, serta menjaga kerukunan sebagai modal utama membangun Indonesia.

“Nilai-nilai Empat Pilar tidak boleh berhenti sebagai materi sosialisasi semata, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga kehidupan bermasyarakat,” pesannya.

Selain memberikan materi kebangsaan, Gus Halim juga membuka ruang dialog dengan peserta. Berbagai aspirasi mengenai pendidikan, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ekonomi lokal disampaikan secara langsung. Ia menegaskan bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Gus Halim juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam mengambil setiap keputusan, baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat.

Pendekatan yang menghubungkan nilai kebangsaan dengan persoalan nyata di tengah masyarakat dinilai menjadi salah satu cara efektif agar substansi Empat Pilar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sejumlah kegiatan sosialisasi Empat Pilar di berbagai daerah juga mengedepankan dialog dan contoh implementasi nyata agar masyarakat tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat Mojokerto, sehingga mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

Penulis

Haris

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar